Berita

Kantor KPU Pusat, di Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat/RMOL

Politik

Siang Ini KPU Uji Publik Rancangan PKPU Kampanye Pilkada 2024

JUMAT, 02 AGUSTUS 2024 | 13:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Uji publik rancangan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024, akan digelar pada siang ini. 

Berdasarkan undangan terbuka yang diterima RMOL, KPU menggelar kegiatan uji publik Rancangan PKPU tentang Kampanye Pilkada Serentak 2024 di Kantor KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat siang (2/8). 

Disebutkan dalam undangan, uji publik akan dimulai setelah ibadah salat Jumat, tepatnya pukul 14.00 WIB. Materi intinya adalah membahas soal tata cara kampanye untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota. 


Acara yang akan digelar di Ruang Rapat Lantai 1 Gedung Kantor KPU Pusat tersebut rencananya dihadiri oleh seluruh pimpinan KPU yang kini tersisa 6 orang. 

Yaitu Mochammad Afifuddin sebagai ketua, dan 5 orang sebagai anggota yakni Idham Holik, Betty Epsilon Idroos, August Mellaz, Parsadaan Harahap, dan Yulianto Sudrajad. 

Berkaca pada pelaksanaan acara-acara uji publik sebelumnya, KPU bisanya mengundang stakeholder terkait seperti perwakilan pemerintah, partai politik, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), hingga lembaga swadaya masyarakat (LSM) terkait kepemiluan.

Selain itu, uji publik berlangsung terbuka untuk diliput awak media, dan disiarkan langsung di kanal YouTube KPU RI.

Terkait masa kampanye Pilkada Serentak 2024, berdasarkan PKPU 2/2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pilkada Serentak 2024, pelaksanaannya ditetapkan sejak 25 September hingga 23 November 2024.

Dengan demikian, masa kampanye Pilkada Serentak 2024 terhitung hanya 60 hari.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya