Berita

Penanaman sebanyak 10 ribu mangrove PT Pertamina International Shipping (PIS)/Ist

Nusantara

Anak Usaha Pertamina Tanam 10 Ribu Mangrove Jaga Ekosistem Pesisir

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 14:43 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Memperingati Hari Konservasi Ekosistem Mangrove Sedunia pada bulan Juli 2024 lalu, PT Pertamina International Shipping (PIS) menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui penanaman sebanyak 10 ribu mangrove. 

Penanaman puluhan ribu mangrove ini dilakukan di seluruh wilayah pesisir Indonesia dan berlangsung sejak tahun 2023. Melalui program "BerSEAnergi untuk Laut", PIS berkomitmen untuk mendorong pengurangan emisi karbon dunia dengan menanam pohon mangrove secara rutin di seluruh wilayah operasi PIS serta anak usaha yang tergabung dalam SH IML. 

Seperti diketahui, mangrove memiliki peran penting dalam keberlanjutan lingkungan. Selain melindungi pesisir dan menyimpan karbon, mangrove juga menyediakan ekosistem bagi kehidupan laut dan mendukung kesejahteraan masyarakat pesisir.


Terbaru dalam kunjungan Direktur Keuangan PIS Diah Kurniawati ke Terminal Tanjung Uban, PIS menanam lebih dari 3.000 pohon mangrove. 

"Penanaman ini berpotensi menyerap 201 ton CO2e selama 20 tahun ke depan. Kami berharap kegiatan ini berdampak positif pada masyarakat pesisir dengan meningkatkan biodiversitas dan ketahanan iklim," ujar Diah dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (1/8). 

Corporate Secretary PIS, Muh. Aryomekka Firdaus menambahkan berdasarkan perhitungan internal PIS, setiap pohon mangrove diperkirakan mampu menyerap hingga 3,35 kg CO2 per tahun. Hutan mangrove yang terbentuk dapat meningkatkan biodiversitas di kawasan pesisir, yang mendukung keberlanjutan pendapatan masyarakat setempat.

“Program "BerSEAnergi untuk Laut" merupakan inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PIS yang bertujuan melindungi laut dan membantu membangun kehidupan berkelanjutan bagi komunitas pesisir. Program ini hadir untuk meningkatkan aspek green business & sustainability, sejalan dengan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PIS di 2024,” jelasnya.

Aryo menambahkan lahirnya program ini sejalan dengan SDGs No. 13 Penanganan Perubahan Iklim dan No. 14 Menjaga Ekosistem Laut. Tema laut dipilih mengingat wilayah operasional perusahaan yang berada di laut. 

“Kegiatan "BerSEAnergi untuk Laut" baru saja memenangkan penghargaan kategori "Gold" ESG Communication dari lembaga PR Indonesia, untuk kategori hubungan dengan masyarakat sekitar. Penghargaan ini diterima PIS pada pekan lalu,” beber dia.

“Sejalan dengan agenda dekarbonisasi Pertamina Group dan pemerintah, PIS terus berinovasi dan berkomitmen pada pelestarian lingkungan melalui berbagai program TJSL. Dengan menanam lebih dari 10 ribu pohon mangrove, PIS berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam melindungi masyarakat pesisir karena meningkatkan biodiversity dan climate resilience daerah tersebut,” tutup Aryo.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya