Berita

Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja/Ist

Bawaslu

PILKADA 2024

Bawaslu Peringatkan ASN dan TNI-Polri Ikut Pilkada Segera Mundur

KAMIS, 01 AGUSTUS 2024 | 11:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI dan Polri diminta mengundurkan diri jika hendak mencalonkan sebagai peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja menerangkan, saat ini banyak ASN maupun anggota TNI-Polri aktif diwacanakan maju Pilkada Serentak 2024. Para pegawai aktif ini banyak ditunjuk sebagai penjabat (Pj) Kepala Daerah.

Kondisi ini menjadi isu krusial dalam pelaksanaan Pilkada yang akan digelar di 208 kabupaten/kota dan 37 provinsi. 


"Ini kami ingatkan agar tidak terjadi permasalahan pada saat pencalonan," ujar Bagja dalam keterangan tertulis sebagaimana dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (1/8).

Jika mengacu Peraturan KPU (PKPU) 2/2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan 2024, tahapan pendaftaran paslon akan dilakukan pada 27 hingga 29 Agustus 2024. Sedangkan penetapan paslon kepala daerah akan dilaksanakan pada 22 September 2024.

Karena itu, Bagja memandang majunya elite birokrasi daerah yang memiliki jabatan strategis bisa memicu pelanggaran netralitas ASN. Dia memberikan contoh mobilisasi ASN menjadi sarana yang efektif untuk mendulang suara.

Selain itu, politisasi program kerja juga berpotensi bisa dilakukan oleh petahana maupun elite birokrat daerah.

"Masih ditemukan potensi politisasi program kerja termasuk di dalamnya politisasi bantuan sosial atau bansos," tutup Bagja.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya