Berita

Pasangan calon Eri-Armuji saat menerima rekomendasi dari PDIP untuk maju pada Pilkada Surabaya 2024/RMOLJatim

Politik

Termasuk Eri-Armuji, 7 Paslon Dapat Surat Rekomendasi PDIP Jatim

SELASA, 30 JULI 2024 | 18:27 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

DPD PDIP Jawa Timur menyerahkan 7 surat rekomendasi dukungan kepada 7 pasangan calon (Paslon) bakal calon kepala daerah (bacakada) kabupaten/kota pada Pilkada 2024. Surat rekomendasi tersebut telah mendapat restu dari DPP PDIP.

Penyerahan surat rekomendasi itu dilakukan di Kantor DPD PDIP Jatim, di Surabaya, Selasa (30/7). 

Tujuh pasangan bacakada yang mengantongi surat tersebut adalah dari Kota Surabaya, Blitar, Probolinggo, Kabupaten Tulungagung, Ngawi, Sumenep, dan Jombang.


Rinciannya, paslon Eri Cahyadi dan Armuji untuk Pilkada Kota Surabaya, Ony Anwar Harsono-Dwi Rianto Jatmiko untuk Kabupaten Ngawi.

Selanjutnya Achmad Fauzi-KH Imam Hasyim di Kabupaten Sumenep, Nyai Mundjidah Wahab-Sumrambah untuk Kabupaten Jombang, Maryoto Birowo-Didik Girinoto untuk Kabupaten Tulungagung.

Serta Bambang Rianto-Bayu Setyo Kuncoro untuk Kota Blitar, dan Habib Zainal Abidin-Sri Setyo Pertiwi untuk Kota Probolinggo.

Wakil Ketua DPD PDIP Jatim Budi Sulistyono mengatakan, para pasangan bacakada penerima rekomendasi harus bisa memenangkan Pilkada di masing-masing daerah.

“Jangan sampai kalah, mending menang tidak terhormat daripada kalah terhormat,” ujar Kanang, sapaannya, dikutip RMOLJatim, Selasa (30/7).

Kanang menambahkan, DPD PDIP Jatim masih terus menjalin komunikasi dengan partai politik lain untuk mencapai kesepakatan di sejumlah daerah.

Nantinya surat rekomendasi susulan dari DPP PDIP untuk daerah yang baru menerima surat tugas akan segera diserahkan, setelah tercapainya semua kesepakatan politik dengan partai koalisi di masing-masing daerah.

“Partai sedang kita koordinasi untuk dimatangkan, deadline-nya harusnya besok sudah final, rekomendasi kita ajukan. Sehingga awal Agustus sudah selesai,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya