Berita

Pelawak senior Kabul Basuki alias Tessy Srimulat menyambangi Bareskrim Polri di Jakarta Selatan, Selasa (30/7)/Istimewa

Hukum

Terganggu Dikaitkan dengan "T" Pengendali Judol, Tessy Srimulat Klarifikasi ke Bareskrim

SELASA, 30 JULI 2024 | 13:53 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ramai pemberitaan soal sosok berinisial T yang disebut-sebut sebagai pengendali judi online berdampak kurang enak bagi pelawak senior, Kabul Basuki. Pelawak bernama panggung Tessy itu pun kerap dikait-kaitkan dengan inisial T yang pertama kali dimunculkan oleh Kepala Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani itu. 

Karena itulah, didampingi kuasa hukumnya Nazarudin Lubis, Tessy menyambangi Bareskrim Polri di Jakarta Selatan pada Selasa (30/7). Tessy ingin memberikan klarifikasi setelah ramai sosok inisial T yang disebut-sebut sebagai bos judi online.

Sebab, isu tersebut telah mengganggu aktivitasnya, menyusul banyak beredar foto dirinya yang dikaitkan dengan T. 


“Sangatlah (ganggu), jadi ya mohon enggak ada lagi yang begitu-begitu dihapus semua foto saya. Saya udah jelek tambah jelek. Ini ada proyek layar lebar di Solo terus nanti ada show di Taman Ismail Marzuki (terganggu),” ujar Tessy kepada awak media di Bareskrim Polri, Selasa (30/7). 

Pelawak yang punya ciri khas memakai cincin batu akik di setiap jari tangannya itu pun tegas membantah kalau dirinya adalah sosok T yang ramai diduga sebagai bos judi online. 

“Memang benar begitu kan foto saya beredar dimana-mana, enggak tahu itu candaan atau enggak. Tapi saya kira candaan grup. Saya juga enggak ngerti judol itu apa sih judol, enggak tahunya judol itu judi online, oh judi online. Waduh boro-boro judi buat makan aja susah, mau judi,” papar pria asal grup lawak Srimulat ini. 

Pada kesempatan yang sama, kuasa hukum Tessy, Nazarudin Lubis menjelaskan tujuan kliennya datang ke Bareskrim Polri, yaitu untuk melakukan audiensi kepada penyidik. 

“Jadi kita silaturahmi dan audiensi, mungkin Dirtipidum yang menangani judol sehubungan dengan hal tersebut, ya kami menegaskan juga kalau ada buktinya tangkap itu pelaku sebenarnya. Sehingga tidak melebar dan meresahkan masyarakat,” kata Nazarudin.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya