Berita

Ilustrasi/RMOL - Erin

Tekno

Bukan Nvidia, Apple Pilih Chip Google untuk Melatih Model AI-nya

SELASA, 30 JULI 2024 | 09:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi Amerika Serikat, Apple, kemungkinan besar tidak akan memilih chip buatan Nvidia untuk membangun infrastruktur perangkat lunak kecerdasan buatan baru yang akan mendukung rangkaian alat dan fitur AI mendatang.

Dikutip dari Reuters, Selasa (30/7), makalah penelitian Apple yang diterbitkan pada Senin mengungkapkan bahwa perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California itu justru akan mengandalkan chip yang dirancang oleh Google.

Dalam makalah penelitiannya Apple memang tidak secara eksplisit mengatakan bahwa pihaknya tidak akan menggunakan chip Nvidia, tetapi deskripsi tentang infrastruktur perangkat keras dan perangkat lunak dari alat dan fitur AI-nya tidak menyebutkan perangkat keras Nvidia.


Dalam makalah tersebut Apple mengatakan bahwa untuk melatih model AI-nya, ia menggunakan dua jenis unit pemrosesan tensor (TPU) Google yang disusun dalam kelompok besar chip. Untuk membangun model AI yang akan beroperasi pada iPhone dan perangkat lain, Apple menggunakan 2.048 chip TPUv5p. Untuk model AI servernya, Apple menggunakan 8.192 prosesor TPUv4.

Keputusan Apple untuk mengandalkan infrastruktur cloud Google patut dicatat karena Nvidia, yang menguasai sekitar 80 persen pasar chip merupakan pembuat prosesor AI yang paling dicari saat ini.

Nvidia tidak merancang TPU tetapi memfokuskan upayanya pada apa yang disebut unit pemrosesan grafis (GPU) yang banyak digunakan untuk upaya AI.

Tidak seperti Nvidia, yang menjual chip dan sistemnya sebagai produk mandiri, Google menjual akses ke TPU melalui Google Cloud Platform miliknya. Pelanggan yang tertarik membeli akses harus membangun perangkat lunak melalui platform cloud Google agar dapat menggunakan chip tersebut.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Iran Ancam Gunakan Segala Cara untuk Hadapi Agresi AS

Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:01

Serangan Israel Luluhlantakkan Gudang Obat Rumah Sakit Gaza

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:25

GP Al-Washliyah Dukung Kapolri Jadikan Semangat Hoegeng Budaya Kerja Polri

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:12

Kemensos Terbitkan Kartu Penyandang Disabilitas Virtual

Minggu, 02 Agustus 2026 | 15:04

PM Thailand Dijadwalkan Kunjungi Indonesia pada 3-4 Agustus

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:45

Bea Cukai Bongkar Dua Kontainer Berisi 7,8 Juta Batang Rokok Ilegal di Sulsel

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:43

BRI Peduli Bantu Peternak Sapi Perah Malang Naik Kelas Lewat Klaster Unggulan

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:33

AS Terapkan Deposit Visa untuk 50 Negara hingga Rp360 Juta

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:22

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Berawal dari Keresahan, Rabundo Tembus Pasar Nasional Berkat Pendampingan BRI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:03

Selengkapnya