Berita

Polisi di lokasi kejadian penusukan di Merseyside, Inggris/Foto Reuters

Dunia

Inggris Diguncang Penusukan Massal, 2 Anak Tewas dan 9 Kritis

SELASA, 30 JULI 2024 | 06:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Dua anak dipastikan tewas dan sembilan lainnya terluka dalam insiden penusukan massal di Inggris utara pada Senin siang (29/7) waktu setempat.

Kepala Polisi Merseyside Serena Kennedy mengatakan setidaknya enam anak yang terluka berada dalam kondisi kritis. 

Pelaku penyerangan masuk ke lokasi kejadian dengan membawa pisau dan mulai menyerang anak-anak di kelas dansa bertema Taylor Swift tersebut.


"Kami yakin bahwa orang dewasa yang terluka masih tetap berusaha melindungi anak-anak yang diserang," ujarnya dalam konferensi pers pada Senin malam, seperti dikutip dari CNN, Selasa (30/7).

Kepolisian Merseyside mengatakan kejadian terungkap setelah pihak keamanan menerima laporan tentang penusukan di Southport, sebelah utara Liverpool. Layanan darurat dipanggil untuk menangani "insiden besar" di kota itu sekitar pukul 11:50 waktu setempat. Seorang tersangka remaja laki-laki berusia 17 tahun ditangkap di tempat kejadian.

"Penyelidikan masih dalam tahap awal. Kami masih terus menggali motifnya. Polisi Antiterorisme Northwest telah menawarkan bantuan," kata Kennedy.

Pemilik bisnis lokal Colin Parry adalah salah satu orang yang menelepon polisi, mengatakan insiden di Southport seperti "adegan dalam film horor". Sejumlah gadis telah ditikam. 

"Para ibu datang ke sini dan berteriak. Ini seperti adegan dari film horor," kata Parry, seraya menambahkan bahwa polisi telah menangkap tersangka.

Pengusaha itu mengatakan dia telah mengarahkan polisi ke sebuah alamat di Hart Street di belakang studio Hart Space, di mana salah satu acara yang tercantum pada saat penusukan adalah kelas yoga dan tari bertema Taylor Swift untuk anak-anak berusia enam hingga 11 tahun. 

North West Ambulance Service (NWAS) mengatakan telah mengirimkan 13 ambulans dan sumber daya khusus ke lokasi kejadian.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya