Berita

Ketua Umum Pusat Bantuan Hukum Perkumpulan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (PBH Perhakhi)Pitra Romadoni Nasution/Ist

Hukum

Pitra Romadoni Terima Tantangan Nikita soal Posisi Aep

SELASA, 30 JULI 2024 | 00:33 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

.Pitra Romadoni Nasution menerima tantangan sayembara yang dibuat selebritas Nikita Mirzani terkait keberadaan saksi kunci kasus Vina Cirebon, Aep dengan nilai hadiah setengah miliar rupiah alias Rp500 juta.

Pitra yang merupakan Ketua Umum Pusat Bantuan Hukum Perkumpulan Penasihat dan Konsultan Hukum Indonesia (PBH Perhakhi) meminta Nikita menyerahkan hadiah tersebut kepada pihak ketiga atas penunjukan darinya agar sayembara tersebut murni dan tidak hoaks.

"Saya memberikan waktu 3x24 jam kepada Nikita Mirzani untuk menerima persyaratan tersebut agar fair dan tidak membohongi masyarakat," kata Pitra dalam keterangannya yang dikutip Selasa (30/7).


Selain itu, Pitra juga mengaku menyanggupi tantangan dari Susno Duadji yang menyatakan siapa yang dapat membuktikan kasus Vina Cirebon mendapatkan hadiah Rp10 juta.

"Saya siap terima tantangan Susno Duadji dan segera menunjuk pihak ketiga yang independen sebagai juri," kata Pitra.

Pitra Meminta agar tantangan tersebut dimulai dari Susno Duadji sehingga ke depannya tidak menimbulkan spekulasi liar di tengah masyarakat terhadap kasus tersebut.



Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya