Berita

Ekskavator buatan China tiba di Distrik Ilwayab Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan/Ist

Nusantara

Tugas Negara, Ribuan Ekskavator Pesanan Haji Isam Tiba Bertahap di Merauke

SENIN, 29 JULI 2024 | 20:54 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ribuan pesanan ekskavator dari China tiba di Distrik Ilwayab Wanam, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Senin (29/7).

Ekskavator ini merupakan pesanan Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam untuk mencetak 1 juta hektare sawah lumbung pangan dalam program Ketahanan Pangan Nasional.

Ekskavator bermerk Sany ini diangkut menggunakan tongkang Liana LXXIX dan disandarkan di dermaga PT Dwi Karya, Wanam. Rencananya, ada 2.000 unit ekskavator yang akan dikirim secara bertahap.


Proses pembongkaran alat berat ini disaksikan Wakil Menteri Pertahanan, Muhammad Herindra, Haji Isam, dan pejabat utama TNI-Polri wilayah Merauke.

“Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya. Dalam benak saya, bagaimana gagasan cetak sawah satu juta hektare ini bisa terealisasi dan berhasil dalam tiga tahun tanpa berpikir untung rugi," kata Haji Isam.

Pembelian ekskavator ini hasil MoU bersama Sany Group. Ekskavator Sany SY215C-9 memiliki kapasitas 21,5 ton dan cocok untuk pekerjaan sektor pertanian.

Harga ekskavator Sany SY215C-9 baru sekitar Rp1,7-2,3 M sedangkan harga bekas berkisar antara Rp700 juta hingga Rp1 miliar. Diperkirakan, nilai 2.000 ekskavator yang dipesan Jhonlin Group mencapai Rp4 triliun.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya