Berita

Anggota DPR dari PDIP Rieke Diah Pitaloka, mendampingi keluarga Dini Sera Afriyanti yang terdiri dari ayahnya bernama Ujang dan adiknya korban melaporkan Majelis Hakim PN Surabaya ke Komisi Yudisial (KY), Jakarta Pusat pada Senin (29/7)/RMOL

Hukum

Didampingi Rieke, Keluarga Mendiang Dini Tuntut Keadilan ke KY

SENIN, 29 JULI 2024 | 17:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Anggota DPR dari PDIP Rieke Diah Pitaloka, mendampingi keluarga Dini Sera Afriyanti melaporkan Majelis Hakim PN Surabaya ke Komisi Yudisial (KY), Jakarta Pusat pada Senin (29/7). 

Pelaporan tersebut berkaitan dengan vonis bebas yang dijatuhkan kepada terdakwa kasus pembunuhan Gregorius Ronald Tannur atas pembunuhan Dini Sera. 

Selain Rieke, keluarga Dini yang didampingi pengacara Dimas Yemahura dari LBH Damar Indonesia berharap hukum ditegakkan seadil-adilnya, sebab putusan hakim tidak masuk akal. 


"Hukum ditegakkan dengan seadil-adilnya. Enggak masuk di akal buat bapak ini, orang bodoh bapak juga ini, apalagi orang pintar. Walaupun orang bodoh juga nggak masuk di akal, sekarang divonis bebas, ada apaan itu hakim begitu?" kata Ujang ayah almarhumah Dini Sera kepada wartawan. 

Sementara pengacara keluarga Dini, Dimas Yemahura menjelaskan laporan yang dilayangkan ini terkait perbedaan antara surat tuntutan, dakwaan, dan pertimbangan hakim di dalam putusan. 

“Kami juga meminta agar Komisi Yudisial melakukan pemeriksaan perilaku dan etika hakim. Selama proses persidangan berjalan dan sampai dengan menentukan putusan pengadilannya,” kata Dimas. 
 
“Kami meminta kiranya Komisi Yudisial dapat memberikan rekomendasi yang terbaik. Yakni harapan kami adalah penghentian hakim yang memeriksa perkara ini di Pengadilan Negeri Surabaya itu harapan kami,” tambahnya.

Dalam melaporkan hakim ke KY, keluarga beserta kuasa hukum turut membawa foto almarhumah usai dianiaya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

UPDATE

Tom Holland dan Zendaya Bakal Rehat Setelah Spider-Man Brand New Day

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:52

IAW: Ada Dugaan Intervensi Kasus Dedi Congor

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:51

Sidang Perdana Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar 18 Agustus

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:42

Prabowo Tinjau Deretan Inovasi BRIN, dari Air Minum Darurat hingga Teknologi Nuklir

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:35

Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Pemasok Senpi di Yayasan Sekolah Jaksel

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:28

Partisipasi Bermakna di Black Box Regulasi Kesehatan

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:15

Amplop Berisi 14 Ribu Dolar Singapura Memang Dikembalikan, tapi Isinya Berkurang

Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:02

Prabowo Tekankan Pentingnya Sains dan Teknologi bagi Masa Depan Bangsa

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:54

Isu Pergantian Kapolri Bisa Merugikan Presiden jika Tidak Hati-Hati

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:53

Food Station Masih Andalkan Laba Bersih dari PSO

Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:30

Selengkapnya