Berita

Atlit Israel pada upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024/Foto: AP.

Dunia

Polisi Prancis Selidiki Ancaman Pembunuhan Atlet Israel di Olimpiade Paris 2024

SENIN, 29 JULI 2024 | 07:39 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Olimpiade Paris 2024 telah dinodai dengan sebuah ancaman pembunuhan yang diterima tiga atlet asal Israel.

Menanggapi peristiwa tersebut, kantor kejaksaan Paris mengatakan pada Minggu (28/7) Waktu setempat, bahwa polisi Prancis telah membuka penyelidikan atas kasus tersebut.

"Petugas anti kejahatan dunia maya juga sedang menyelidiki perilisan data pribadi atlet di media sosial pada hari Jumat dan berupaya menghapusnya," kata jaksa dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Reuters, Senin (29/7).


Direktorat Siber Nasional Israel pada Kamis mengatakan, setelah melakukan penyelidikan mereka meyimpulkan bahwa peretas Iran membuat saluran media sosial untuk menerbitkan informasi pribadi tentang anggota delegasi Israel dan mengirimi mereka pesan-pesan yang mengancam.

Prancis telah melancarkan operasi keamanan besar-besaran untuk Olimpiade yang dimulai pada hari Jumat dan berlangsung hingga 11 Agustus, dengan sekitar 18.000 tentara dikerahkan selain polisi reguler. 

Para atlet Israel juga diberikan oleh Dinas Keamanan Internal Israel, Shin Bet, karena ini bukan pertama kalinya mereka menghadapi ancaman menjelang Olimpiade pertama yang diadakan pada masa perang Israel.

Dengan latar belakang konflik yang sedang berlangsung dengan Gaza, para atlet Israel di Paris dikawal ke dan dari acara dan diberikan perlindungan 24 jam. 

Dimasa lalu, sekitar 11 atlet Israel dan seorang petugas polisi Jerman dibunuh oleh teroris Palestina di Olimpiade Munich 1972.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya