Berita

Wamentan Sudaryono menghadiri kegiatan Perbenihan Tanaman Pangan di Kabupaten Bandung/Istimewa

Politik

Didapuk jadi Wamen Pertanian, Mas Dar Langsung Gaspol Kejar Target Swasembada Pangan

MINGGU, 28 JULI 2024 | 07:07 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tak lama usai dilantik sebagai Wakil Menteri Pertanian, Sudaryono, langsung menghadiri kegiatan Perbenihan Tanaman Pangan di Kabupaten Bandung, Sabtu (27/7). Mas Dar, sapaan akrabnya, melihat langsung hasil panen berbagai varietas di wilayah tersebut.

Sudaryono pun berbincang dengan masyarakat yang menampilkan beragam produk pertanian di area pameran. Dia mengaku banyak berdiskusi dengan ayahnya soal problematika yang dihadapi para petani.

"Menurut saya pernah (merasakan hidup sebagai petani) dan tahu itu penting. Saya merasa itu blessing, ya saya lahir dari keluarga seperti itu (petani). Oh, sering (berdiskusi), aku diteleponin terus. Ini kebetulan lagi di rumah. Jadi ya biasa dicurhati macam-macam ya," kata Mas Dar, dalam keterangannya yang diterima RMOLJabar, Sabtu (27/7).


Menurutnya, memberikan edukasi pada petani tidak bisa hanya pemberian materi semata, khususnya dalam penerapan inovasi teknologi dalam sistem pertanian.

"Kita ngerti susahnya, kita ngerti, paham bahwa pupuk itu harus ada, bibitnya harus benar, cara ngolahnya harus benar. Enggak bisa kita main suruh, main perintah. Belum tentu jalan," paparnya.

Sudaryono pun berkomitmen untuk membuat para petani punya masa depan. Beragam program dilakukan mulai dari penerapan inovasi pertanian hingga mengejar target Swasembada pangan dalam dua tahun sesuai dengan target dari Presiden terpilih Prabowo Subianto. 

"Swasembada 1 tahun, 2 tahun maksimal. Kita mau swasembada pangan. Kita sih yang jelas, yang lalu sudah ada yang menangani (kasus korupsi,red). Kita tidak mau larut dalam kesedihan. Ada banyak jutaan orang bergantung sama keputusan kita. Jadi kita tidak mau larut sama yang kemarin sudah ditangani oleh pihak berwenang. Apapun kebutuhan pihak berwenang kita siap bantu dalam hal penuntasan kasus dan lain-lain," tuturnya.

Dirinya saat ini hanya memprioritaskan bagaimana petani di Indonesia bisa hidup sejahtera.

"Yang jelas yang sekarang ada tim Kementerian Pertanian ini. Saya khususnya karena jadi Wamen baru, kita semangatin, kita tatap ke depan karena ada jutaan orang yang mohon maaf, susah, senang, sejahtera, makan cukup, enggak makan cukup. Hidupnya, hidup matinya, tergantung oleh keputusan kita. Kita fokus pada petani, kita fokus pada swasembada, kita fokus pada visi, pada tujuan," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya