Berita

Amazon/Foto: AFP

Dunia

Italia Selidiki Dugaan Penggelapan Pajak oleh Amazon

SABTU, 27 JULI 2024 | 12:05 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pihak berwenang Italia saat ini tengah melakukan penyelidikan dugaan penggelapan pajak yang dilakukan unit Amazon.

Penyelidikan tersebut datang setelah badan pajak Italia menyita sekitar 121 juta Euro (Rp2,1 triliun) dari unit lain Amazon sebagai bagian dari penyelidikan atas dugaan penipuan pajak dan praktik perburuhan ilegal.

Namun sumber yang dikutip Reuters mengatakan pada Jumat (26/7), penyelidikan terbaru tidak terkait dengan penyitaan milik perusahaan asal Amerika Serikat itu.


"Penyelidikan penggelapan pajak kedua dimulai pada tahun 2021 dan dipicu oleh pemeriksaan rutin yang dilakukan oleh polisi pajak di wilayah utara Milan," kata kedua sumber yang mengetahui masalah tersebut.

"Penyelidikan difokuskan pada aturan pajak atas perdagangan barang di dalam wilayah Italia dan internasional, dengan referensi khusus pada pajak pertambahan nilai dan bea cukai," ujarnya.

Sumber tersebut mengatakan besarnya potensi penggelapan pajak belum dihitung.

"Otoritas pajak Italia dan polisi pajak di kota Monza, tepat di utara Milan, telah melakukan pemeriksaan terhadap akun Amazon di Italia terkait dengan penyelidikan tersebut selama beberapa tahun terakhir," kata mereka.

Hingga berita ini diturunkan belum ada komentar apa pun dari pihak Amazon.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

September 2026, Industri Kayu Tertekan Karhutla

Rabu, 30 September 2026 | 20:27

Komisaris Asuransi Tokio Marine Indonesia Dicecar KPK Soal Pencairan Komisi Fiktif Asuransi Pelni

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Prabowo Minta Efisiensi APBN Tetap Terukur demi Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 30 September 2026 | 20:26

Insentif Pajak Gaji Karyawan di Bawah Rp10 Juta Berlanjut Hingga 2027

Rabu, 30 September 2026 | 19:51

Bulu Tangkis Sumbang 6 Medali Asian Games, BNI Apresiasi Pembinaan PBSI

Rabu, 30 September 2026 | 19:36

Pancasila, Persatuan, dan Ujian Geopolitik

Rabu, 30 September 2026 | 19:23

33,2 Juta Keluarga Akan Terima Bantuan Beras 10 Kg selama Oktober-Desember

Rabu, 30 September 2026 | 19:12

Pemerintah Siapkan Stimulus Ekonomi Rp31 Triliun di Kuartal IV 2026

Rabu, 30 September 2026 | 19:01

Dakwah Ekonomi Syarikat Islam Sejalan dengan Visi Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:34

Pengelolaan Gambut di Riau Jadi Rujukan Badan Baru Bentukan Prabowo

Rabu, 30 September 2026 | 18:28

Selengkapnya