Berita

Politisi senior Golkar, Jusuf Hamka/Ist

Politik

PILKADA JAKARTA 2024

Pengamat: Jusuf Hamka Pilihan Tepat untuk Jakarta

SABTU, 27 JULI 2024 | 09:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Penunjukan Jusuf Hamka untuk berkontestasi di Pilkada Jakarta adalah pilihan tepat bagi Golkar. 

Menurut Direktur Eksekutif Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah, Jusuf Hamka bisa menjadi figur yang elegan. Ia juga bisa menjadi pilihan bagi Koalisi Indonesia Maju, khususnya Gerindra yang ingin mendorong Ridwan Kamil ke Pilkada Jakarta. 

“Penunjukan Jusuf Hamka oleh Golkar harus diakui sebagai pilihan cemerlang. Airlangga membalas statement Gerindra terkait wacana usung RK di Jakarta,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (27/7). 


Di sisi lain, Dedi menilai Jusuf Hamka merupakan figur yang bisa meng-counter kekuatan rival. Salah satunya sosok Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang disinyalir akan diusung PDIP. 

“Jusuf Hamka sendiri juga mewakili pemilih mayoritas muslim, sekaligus minoritas Tionghoa. Jelas ini untuk melawan dominasi pemilih Ahok,” ujar Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini.

Di sisi lain, Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Ridwan Kamil telah mengakui Jusuf Hamka adalah tokoh yang berpotensi diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM) sebagai calon gubernur pada Pilkada Jakarta 2024.

"Kalau dari Partai Golkar ada nama Jusuf Hamka. Kalau feeling saya sih Jakarta dan Jabar (diumumkan Golkar) last minute," katanya kepada wartawan di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (24/7).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya