Berita

Tangkap layar Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais/RMOL

Politik

Mengabdi pada Keserakahan, Amien Rais sebut Jokowi seperti Bilung

SABTU, 27 JULI 2024 | 04:05 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Keterbatasan akal dan budi akhirnya membuat Presiden Joko Widodo alias Jokowi memaksakan kehendaknya untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur.

Demikian penegasan Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais dalam video yang diunggah di kanal YouTube Refly Harun, berjudul "Amien Rais Serukan Gerakan Dejokowisasi! Tidak Punya Ijazah Autentik!!, yang dikutip redaksi, Sabtu (27/7).

"(Pemindahan ibu kota) supaya ada legacy yang diwariskan bahwa Jokowi adalah presiden yang berhasil memindahkan ibu kota Jakarta," kata Amien.


Menurut Amin, ambisi Jokowi membangun Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tanpa studi matang itu dinamakan kemauan Bilung. 

"Bilung adalah temannya Togog yang mengabdi pada keserakahan dan ketamakan," kata Amien.

Meski begitu, Amien melihat Jokowi sedang menjalani takdir menuju keruntuhannya. 

Karena, kata Amien, sudah terang benderang proyek IKN pasti mangkrak 100 persen, namun Jokowi masih saja mereka-reka membayangkan IKN tidak harus berhenti.

Makanya Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden (Pepres) No. 75 Tahun 2024 tentang Percepatan Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), di mana ada klausul yang membolehkan WNA memperoleh HGB selama 190 tahun. 

"Padahal hakikatnya Jokowi sedang menjual tanah Indonesia ke pihak asing," demikian Amien.





Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya