Berita

Ilustrasi minuman berpemanis/Ist

Kesehatan

Orang Tua Diminta Ajari Anak Bahaya Minuman Berpemanis

SABTU, 27 JULI 2024 | 03:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setiap orang tua atau keluarga agar mampu memberikan contoh yang baik tentang apa asupan yang baik bagi kesehatan anak-anak.

Yakni dengan membiasakan anak-anaknya untuk makan real food, buah-buahan, makanan yang dibuat sendiri di rumah, dan menghindari makan atau minuman yang ada dalam kemasan. 

"Sebab dampak buruk minuman berpemanis dalam kemasan bagi kesehatan anak-anak sangatlah nyata," kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet dikutip Sabtu (27/7).


Apalagi, lanjut Bamsoet, gula dapat menimbulkan adiksi, sementara anak-anak belum memiliki kemampuan pengendalian diri yang baik atas apa yang dikonsumsinya.

Belakangan ini masyarakat Indonesia tengah dikejutkan dengan sebuah konten yang menyebutkan bahwa banyak anak kecil cuci darah di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Cipto Mangunkusumo. 

Dokter Spesialis Anak di RSCM Eka Laksmi Hidayati membenarkan bahwa RSCM membuka layanan cuci darah untuk anak. Pasien bukan hanya berasal dari Jakarta, tapi juga dari luar Pulau Jawa.

"Saat ini total yang kami tangani untuk pasien anak yang melakukan cuci darah itu ada sekitar 60 pasien. Rata-rata usia 12 tahun ke atas jadi memang masuk kategori remaja," kata Eka dikutip dari akun Instagram RSCM Official.

Menurut Eka, jadwal cuci darah pasien anak dan remaja ini juga beragam. Ada yang memang rutin satu atau dua pekan sekali, tapi ada juga yang menjalaninya satu bulan sekali.

Ia memastikan fenomena anak cuci darah di RSCM kali ini tidak terkait dengan peristiwa gagal ginjal akibat obat sirup mengandung etilen glikol beberapa waktu lalu.

"Ada yang gagal ginjal bawaan lahir. Masalahnya macam-macam, ada yang di ginjalnya sejak lahir tumbuh kista banyak jadi fungsi ginjal terganggu ada yang lahir dengan ginjal sebelah tapi yang sebelah juga ginjalnya tidak sehat, jadi tidak ada hubungan dengan kasus tahun lalu," kata Eka.



Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya