Berita

Pertemuan para Menlu ASEAN dan Uni Eropa di Vientiane, Laos pada Jumat, 26 Juli 2024/X@ASEAN

Dunia

Menlu RI Minta Uni Eropa Bantu Tingkatkan Pengakuan Negara Palestina

JUMAT, 26 JULI 2024 | 17:36 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bertambahnya pengakuan terhadap Palestina dari negara-negara Eropa harus terus didorong dan Uni Eropa bisa ikut berkontribusi dalam proses tersebut.

Begitu yang disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudipada Pertemuan para Menlu ASEAN dan Uni Eropa di Vientiane, Laos pada Jumat (26/7).

Menlu menyoroti perdamaian khususnya kekejaman dan ketidakadilan setiap hari terjadi di Palestina. Dia menegaskan bahwa penghormatan terhadap hukum internasional mutlak dilakukan.


“Penghormatan terhadap hukum internasional penting bagi ASEAN, dan penting juga untuk Uni Eropa. Prinsip ini harus diterapkan di Ukraina, juga di Palestina", tegasnya.

Menlu yang bulan lalu melakukan Kunjungan ke Brussel mengaku sangat senang dengan perkembangan positif dari negara-negara Uni Eropa yang belakangan memberikan pengakuan terhadap negara Palestina.

Dia berharap Uni Eropa dan ASEAN dapat bekerja sama memperluas pengakuan tersebut.

"Negara-negara yang mengakui Palestina bertambah. Demikian juga dengan dukungan untuk UNRWA. Kita berharap negara-negara UE lainnya akan mengikuti langkah baik ini," kata Menlu.

Sejumlah negara anggota Uni Eropa telah mengakui Negara Palestina, antara lain Swedia, Siprus, Hungaria, Polandia, Slovakia, Romania, Bulgaria, Spanyol, Irlandia dan Slovenia.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya