Berita

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, saat memaparkan hasil survei pada Kamis (25/7)/Repro

Politik

Pilkada Jakarta 2024

Bisa Ambil Suara Pendukung Ahok, Ridwan Kamil Bakal Jadi Lawan Terberat Anies

JUMAT, 26 JULI 2024 | 00:41 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Wakil Ketua Umum Partai Golkar yang juga mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), menjadi figur yang paling kompetitif untuk melawan petahana Anies Baswedan pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. 

Bukan hanya punya modal elektabilitas, hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia (IPI) menyatakan bahwa Kang Emil, sapaan akrab RK, bisa mengambil suara figur lain seperti Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). 

Dalam survei dengan margin of error lebih kurang 3,5 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen itu, Indikator Politik Indonesia melakukan beberapa simulasi. Mulai simulasi top of mind, simulasi 40 nama, simulasi 16 nama, simulasi 3 nama, sampai simulasi 2 nama. 


”Dari data yang kami punya, berbagai simulasi itu, dalam simulasi head to head nama-nama tadi (suaranya) cenderung nambah ke Ridwan Kamil. Makanya saya mengatakan bahwa Ridwan Kamil punya potensi sebagai calon yang lebih inklusif karena dia narik (suara) dari pendukung yang lain,” ungkap Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, saat memaparkan hasil survei pada Kamis (25/7).

Dalam simulasi 2 nama tersebut, elektabilitas Anies berada pada angka 50,1 persen. Sementara elektabilitas RK 38,8 persen. 

Namun, mengingat RK belum melakukan aktivitas politik secara intens di Jakarta, Burhanuddin menilai gap atau selisih elektabilitas tersebut tipis. 

”Tetapi, lagi-lagi di Jakarta (RK) bukan tanpa peluang. Ridwan Kamil masih terbuka peluangnya meskipun peluangnya tidak sebesar di Jawa barat. Tetapi, bukan berarti dia kartu mati di Jakarta. Karena kemampuan Ridwan Kamil untuk menarik pendukung yang lain itu lebih kuat,” papar Burhanuddin. 

Burhanuddin menyebut, pendukung Ahok cenderung mengalihkan dukungan ke RK, bila figur yang mereka dukung tidak maju di Pilkada Jakarta. 

"Dalam simulasi tiga nama, elektabilitas Anies ada pada angka 43,8 persen, Ahok dengan 32,1 persen, dan RK 18,9 persen. Saat Ahok dihilangkan dan tersisa Anies melawan RK, elektabilitas RK naik signifikan dan selisih elektabilitas RK dengan Anies semakin tipis. Ketika Ahok tidak masuk dalam simulasi, saya asumsikan Anies versus RK, secara langsung suara pemilih Ahok itu cenderung lari ke RK," kata Burhanuddin. 

Lanjut Burhanudin, suara RK yang awalnya sekitar 18 persen langsung melonjak 20 persen jadi 38,8 persen. 

"Jadi, meskipun Ahok nomor dua di bawah Anies dalam segala simulasi dan di atas Ridwan Kamil, tetapi kalau melihat tren ini sepertinya RK lebih kompetitif melawan Anies ketimbang Ahok,” tandas Burhanuddin.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya