Berita

Kantor Kejaksaan Agung RI/RMOL

Hukum

Lima Petinggi Kejagung Lulus Seleksi Administrasi Capim KPK

KAMIS, 25 JULI 2024 | 20:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebanyak 5 orang petinggi di Kejaksaan Agung (Kejagung) dinyatakan lulus seleksi administrasi calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029.

Dalam dokumen yang diunggah di website apel.setneg.go.id pada Rabu (24/7), lima orang petinggi Jaksa yang diusulkan Kejagung untuk mengikuti seleksi Capim KPK dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Kelima orang dimaksud, yakni Sugeng Purnomo yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Deputi III Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Andi Herman yang saat ini menjabat Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Sesjampidsus).


Selanjutnya, Harli Siregar yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Ketut Sumedena yang saat ini menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, dan Fitroh Rohcahyanto selaku mantan Direktur Penuntutan KPK.

Dari data panitia seleksi (pansel), sebanyak 11 orang Jaksa dinyatakan lulus seleksi administrasi dari total 13 Jaksa yang mendaftar.

Sebanyak 236 orang dinyatakan lulus seleksi administrasi Capim KPK. Selain itu, sebanyak 146 orang dinyatakan lulus seleksi administrasi sebagai calon Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi diwajibkan mengikuti seleksi tahap berikutnya, yaitu tes tertulis, yang akan diselenggarakan pada Rabu (31/7), sejak pukul 07.30-11.00 WIB untuk Capim KPK, dan pukul 12.30-16.00 WIB untuk calon Dewas KPK di Pusat Pengembangan Kompetensi ASN Kemensetneg, Jalan Gaharu I nomor 1, Cilandak, Jakarta Selatan.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya