Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam pertemuan Konsultasi Informal Troika ASEAN di Vientiane, Laos, pada Rabu, 24 Juli 2024/Kemlu RI

Dunia

Menlu RI Dorong Penguatan Troika ASEAN Tangani Isu Myanmar

KAMIS, 25 JULI 2024 | 12:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Gabungan tiga negara ASEAN yakni Indonesia, Laos dan Malaysia atau biasa disebut Troika ASEAN perlu memperkuat kerja sama dalam penyelesaian konflik Myanmar.

Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam pertemuan Konsultasi Informal Troika ASEAN di Vientiane, Laos, pada Rabu (24/07).

Dalam pertemuan itu, Menlu mengusulkan agar dilakukan penunjukkan pejabat-pejabat di bawah Menteri untuk menindaklanjuti pertemuan Troika tersebut.


Menurut Retno, keberlanjutan pertemuan tersebut sangat penting guna mengimplementasikan lima poin konsensus yang menjadi pedoman penanganan isu Myanmar.

"Penguatan Troika ini penting dilakukan dalam rangka menjaga kontinuitas dan pelembagaan upaya-upaya ASEAN untuk Myanmar melalui Troika," tegasnya.

Terkait isu Myanmar, Menlu RI mendorong peningkatan bantuan kemanusiaan, khususnya untuk pengungsi Rohingya. Pasalnya hingga kini baru 12 persen kebutuhan bantuan kemanusiaan Myanmar yang dapat dipenuhi.

Menlu menyampaikan agar ASEAN dapat bersinergi dan bekerja sama dengan Utusan Khusus PBB untuk Myanmar dalam memastikan penyaluran bantuan yang efektif dan aman.

Troika ASEAN untuk Myanmar adalah mekanisme informal ASEAN yang melibatkan 3 negara, yakni ketua ASEAN saat ini, ketua sebelumnya dan ketua yang akan datang, untuk berkoordinasi dan membahas upaya-upaya ASEAN untuk Myanmar.

Mekanisme ini adalah inisiatif Indonesia dan dibentuk pada tahun lalu saat keketuaan Indonesia untuk memastikan kontinuitas upaya ASEAN untuk Myanmar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya