Berita

Pilkada 2024/Ist

Politik

Masyarakat Pesimis Bobby Punya Lawan Tangguh, Pilgubsu 2024 Tak Menarik

RABU, 24 JULI 2024 | 21:56 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2024 menjadi pembicaraan yang tidak menarik. Sebab, semua orang selalu berbicara seolah Bobby Nasution sudah memenangkan agenda politik lima tahunan tersebut.

“Hal ini menjadi tidak menarik untuk dibicarakan karena semua kalangan selalu berbicara seolah Bobby Nasution sudah menang,” kata Ketua Umum Keluarga Besar Himpunan Mahasiswa Labuhanbatu Raya (Iklab) pada diskusi ‘Membaca Arah Koalisi Partai Politik Pada Pilkada Serentak Tahun 2024 di Sumatera Utara’ yang digelar oleh Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) di Ketapang Rumah Kopi, Jalan Karya Bakti, Medan Johor, Medan, Selasa (23/7).

Fakta yang ada kata Irham, semua kalangan masyarakat menjadi pesimis bahwa Pilgubsu 2024 tersebut akan berlangsung dengan diikuti kontestan dengan kekuatan berimbang. Dengan berbagai kekuatan yang ada, menurutnya hampir semua kalangan masyarakat selalu mengatakan jika Bobby Nasution akan mengalahkan siapa pun yang akan menjadi rivalnya. 


“Apakah ini akan memunculkan Bobby akan melawan kotak kosong?, ini menjadi pertanyaan kita,” sebutnya.

Sementara itu, pengamat politik UIN Sumatera Utara, Dr Faisal Riza mengatakan potensi melawan kotak kosong kemungkinan besar tidak akan terjadi di Pilgubsu 2024. 

“Mungkin tergantung calonnya agar bisa mengakrobasi lebih atraktif supaya pemilu ini menarik. Yang membuat tidak menarik sebenarnya sentralisasinya itu, karena pemain-pemain disini menjadi kurang lahan olahannya,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya