Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Laba Bersih BCA Meroket 11 Persen di Semester I 2024

RABU, 24 JULI 2024 | 19:33 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan entitas anak perusahaannya tercatat mengantongi laba bersih sebesar Rp26,9 triliun pada semester I 2024.

Laba tersebut meningkat 11,1 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp24,2 triliun.

Tidak hanya laba, total kredit BCA juga tercatat meningkat 15,5 persen (yoy) menjadi Rp850 triliun per Juni 2024. Pertumbuhan total kredit ini diklaim berada di atas rata-rata industri perbankan.


Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengatakan pertumbuhan ini ditopang ekspansi pembiayaan secara berkualitas, serta peningkatan volume transaksi dan pendanaan.

"Kredit untuk bisnis tercatat tumbuh dengan solid, baik di segmen korporasi maupun UMKM. Peningkatan juga terjadi di segmen kredit konsumer yang terutama ditopang pelaksanaan event BCA Expoversary 2024," kata Jahja dalam press conference kinerja BCA Semester I-2024, Rabu (24/7).

Dalam laporannya, BCA mencatat kredit korporasi naik 19,9 persen (yoy) mencapai Rp388,6 triliun, dan merupakan segmen pertumbuhan tertinggi per Juni 2024.

Sementara kredit komersial  tumbuh 7,9 persen (yoy) menjadi Rp127,8 triliun, dan kredit UKM naik 12,7 persen (yoy) hingga menyentuh Rp114,4 triliun.

Di sisi lain, portofolio kredit konsumer meningkat 13,6 persen (yoy) menjadi Rp210,2 triliun,  yang didorong penyaluran KPR yang tumbuh 10,8 persen (yoy) mencapai Rp126,9 triliun serta pertumbuhan kredit kendaraan bermotor (KKB) sebesar 18,4 persen (yoy) menjadi Rp62,1 triliun.

Adapun pada periode ini, total dana pihak ketiga (DPK) naik 5 persen (yoy), menyentuh Rp1.125 triliun.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya