Berita

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi di pertemuan dengan Perwakilan ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) di Vientiane, Laos pada Rabu, 24 Juli 2024/Kemlu RI

Dunia

Menlu RI: Penguatan AICHR Kunci Masa Depan Gemilang ASEAN

RABU, 24 JULI 2024 | 14:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Penguatan peran penanganan isu hak asasi manusia di kawasan Asia Tenggara merupakan langkah penting yang perlu diambil untuk mewujudkan masa depan cerah bagi ASEAN.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi selama menghadiri pertemuan dengan Perwakilan ASEAN Intergovernmental Commission on Human Rights (AICHR) di Vientiane, Laos pada Rabu, (24/7).

Menurut Retno, masa depan ASEAN bergantung pada komitmen kuat negara-negara anggota untuk menghormati hak asasi manusia.


"Pemajuan dan Pelindungan Hak Asasi Manusia di ASEAN adalah kunci bagi masa depan ASEAN yang gemilang," tegasnya.

Menlu menyoroti peningkatan kejahatan perdagangan orang di kawasan, di mana sebagian besar  korban utamanya adalah wanita.

Selain itu, dia juga menyampaikan keprihatinan terhadap krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.

"Kita tidak bisa tinggal diam menyaksikan pelanggaran HAM yang kejam di Gaza," kata Retno.

Menlu RI menyampaikan dua hal utama yang perlu menjadi fokus kerja ASEAN terkait isu HAM, yakni penguatan AICHR dan pemajuan HAM secara global.

Retno juga mengumumkan bahwa  Indonesia dan Laos akan memimpin bersama dan menjadi tuan rumah Pertemuan ke-6 Dialog HAM ASEAN di Jakarta pada November tahun ini.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya