Berita

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid alias Gus Jazil di Room ASEAN 8 Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (24/7)/RMOL

Politik

Rekomendasi Mukernas, PKB Dorong Revisi Paket UU Politik

RABU, 24 JULI 2024 | 13:06 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong agar dilakukannya revisi undang-undang paket politik.

Hal ini diungkap Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid alias Gus Jazil mengumumkan hasil Mukernas ini di Room ASEAN 8 Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Rabu (24/7).

"Terkait revisi paket UU Politik, memang keserentakan (Pemilu) kemarin akhirnya calon anggota legislatif DPR RI tidak diperbincangkan," katanya.


Gus Jazil menyebut, calon anggota legislatif dianggap tidak mempunyai visi karena mayoritas mata masyarakat terarah ke perhelatan Pilpres.

"Bahkan kita sendiri lebih banyak kampanye Pilpres dari pada kampanye kita sendiri," sambung Gus Jazil.

Isu lain yang disorot adalah keterbatasan akses partai politik (Parpol) terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Padahal, partai politik memiliki peran vital dalam melahirkan pemimpin-pemimpin daerah seperti gubernur, bupati, walikota, hingga presiden.

PKB juga menekankan bahwa dengan peningkatan akses terhadap APBN, partai politik dapat lebih optimal dalam melakukan pendidikan politik kepada masyarakat, pembinaan kader, dan kampanye politik yang sehat dan transparan.

Rekomendasi dari Mukernas PKB ini diharapkan memancing Parpol lainnya untuk ikut bersuara.

Dengan revisi undang-undang paket politik, PKB yakin bahwa partai politik akan semakin kuat dan mampu berkontribusi lebih besar bagi kemajuan bangsa dan negara.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya