Berita

Redmi K70 Extreme Edition/Foto: GSM Arena

Tekno

Redmi K70 Extreme Edition Diluncurkan, Dibekali RAM hingga 24GB

SELASA, 23 JULI 2024 | 16:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Raksasa teknologi China Xiaomi kembali menggebrak pasar ponsel pintar dengan merilis Redmi K70 Extreme Edition.

Dikutip dari GSM Arena, Selasa (23/7), perangkat yang berfokus pada kinerja ini mengemas chipset MediaTek Dimensity 9300+ 4nm dengan RAM fisik 12 GB, 16 GB, serta 24 GB. Prosesor berkecepatan tinggi di dalamnya dapat meningkatkan kinerja inti Cortex-X4 hingga 3,4GHz.

Chipset Dimensity 9300+, yang ditanamkan di Redmi K70 terbaru, dilengkapi dengan chip grafis diskret D1 khusus. Chip ini merupakan chip layar 12nm yang mendukung interpolasi 3x hingga resolusi 1,5K untuk menjalankan konten 144Hz. Chip ini disebut-sebut dapat mengurangi konsumsi daya selama bermain game hingga hampir 15 persen.


Ponsel ini juga dilengkapi ruang pendingin 3D khusus, yang dapat mengurangi suhu hingga 3 derajat.

Bodi Redmi K70 Extreme Edition ditopang oleh rangka logam, sementara Xiaomi menggunakan kaca Longjing untuk pertama kalinya di bagian depan dan belakang. K70 Extreme Edition juga memiliki peringkat IP68.

Ponsel ini memiliki layar OLED 6,67 inci 2712x1220px 144Hz dengan kecerahan nominal 1.600 nits dan kecerahan puncak 4.000 nits. 

Di bagian belakang terdapat kamera utama IMX906 50MP 1/1,56 inci buatan Sony, kamera ultrawide 8MP, dan kamera makro 2MP. Di bagian depan terdapat kamera swafoto 20MP.

Soal daya tahan, K70 Extreme Edition ditenagai baterai berkapasitas 5.500mAh dengan dukungan pengisian daya 120W. Chip Xiaomi Pengpai P2 memantau pengisian daya, sementara chip G1 menjaga kesehatan baterai.

Tersedia dalam warna hitam, putih, atau biru, dengan konfigurasi 12/256GB, 12/512GB, 16/512GB, dan 16GB/1TB, Redmi K70 Extreme Edition dapat ditebus mulai dari 360 dolar AS (Rp5,8 juta).

Selain itu, Xiaomi juga merilis edisi khusus Champion Edition bermerek Lamborghini, yang hadir dalam konfigurasi tunggal 24 GB/1 TB, dengan harga 550 dolar AS (Rp8,9 juta).

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya