Berita

Andika Perkasa/Ist

Politik

Andika hingga Risma Beri Materi Menang Pilkada

SELASA, 23 JULI 2024 | 13:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Demokrasi Indonesia Perjuamgan (PDIP) melalui Tim Pemenangan Pilkada Nasional menyelenggarakan pelatihan nasional tim pemenangan Pilkada 2024 untuk 80 daerah yang calonnya sudah ditentukan dan telah mendapatkan surat penugasan partai. 

Pada pelatihan gelombang ke-3 ini, masing-masing tim pemenangan calon kepala daerah diberikan pelatihan guna memastikan strategi pemenangan pada Pilkada 2024 disusun dan dijalankan secara efektif dalam rangka memenangkan Pilkada 2024. 

Ketua Panitia Pelatihan Nasional Tim Pemenangan Pilkada Gelombang 3 2024, Aris Setiawan Yodi menjelaskan, pihaknya turut mengundang tokoh internal Partai dan eksternal untuk mengisi materi pelatihan bagi kepada daerah dan timnya.


Dikatakan, pada pelatihan gelombang kedua, pihaknya mengundang mantan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD sebagai pemberi materi.

Sementara, pada kesempatan kali ini, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan Menteri Sosial Tri Rismaharini dijadwalkan hadir sebagai pengisi materi.

“Kali ini kita kedatangan langsung Bu Tri Rismaharini, Mensos, dan juga nanti ada Pak Andika Perkasa,” kata Aris di Hotel Seruni, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Selasa (23/7). 

Turut mendampingi, Ketua Tim Pemenangan Pilkada Nasional PDI Perjuangan (PDIP), Adian Napitupulu serta jajarannya.

Direktorat Kajian Tim Pemenangan Nasional Pilkada PDI Perjuangan ini menjelaskan, bahwa Andika Perkasa akan menceritakan pengalamannya sebagai pimpinan lembaga militer, yang saat itu tentu saja sudah menghadapi  Pemilu dan Pilkada. 

“Bagaimana positioningnya seharusnya yang sesuai konstitusi, bagaimana positioningnya para kepala daerah nantinya, ini akan membantu kerja-kerja tim pemenangan dari daerahnya masing-masing,” ungkapnya

“Karena yang datang di hari ini di pelatihan kali ini, bukan saja kepala daerahnya, melainkan juga timnya,” sambung Aris.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya