Berita

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani/RMOL

Politik

Pilkada Jateng 2024

Gerindra Ungkap Alasan Pilih Luthfi Ketimbang Sudaryono

SELASA, 23 JULI 2024 | 06:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Gerindra telah memutuskan untuk mengusung Kapolda Jawa Tengah (Jateng), Irjen Ahmad Luthfi, maju pada Pilgub Jateng 2024. 

Meskipun sebelumnya Gerindra sudah siap untuk mengusung Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, untuk maju sebagai bakal calon gubernur. Namun kemudian urung diusung usai menjabat Wakil Menteri Pertanian (Wamentan).

Menurut Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Luthfi dianggap sudah memahami karakteristik masyarakat dan kondisi di Jateng.


"Karena kita merasa bahwa Pak Luthfi adalah Kapolda Jawa Tengah dan beliau orang Jawa Tengah, cukup lama bekerja sebagai Kapolda di sana. Beliau cukup memahami kondisi Jawa Tengah dan beliau mempersiapkan diri sudah cukup lama," kata Muzani di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (22/7).

Muzani kemudian mengungkap alasan partainya batal mengusung Sudaryono maju di Pilgub Jateng. Yaitu Sudaryono mengaku tak mampu memikul tugas sebagai wamentan sekaligus menjadi cagub Jateng.

"Pak Daryono (Sudaryono) adalah anak muda, yang baru saja ditugasi menjadi Wakil Menteri Pertanian sehingga beliau merasa perlu untuk membagi tugas, tidak bisa dua-duanya dipikul," terang Muzani.

Lanjut Muzani, keputusan pencalonan Luthfi maju Pilgub Jateng telah melalui koordinasi dengan partai-partai mitra di Koalisi Indonesia Maju (KIM). Yaitu dengan PAN, Golkar, dan Demokrat.

"Keputusan ini tentu saja setelah kita berkomunikasi, berkoordinasi dengan partai-partai yang tergabung dengan Koalisi Indonesia Maju dan akhirnya kita memutuskan ke Ahmad Luthfi," pungkas Muzani.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya