Berita

Kepala Kantor Wilayah BTN Jakarta 2 Iriska Dewayani bersama Kepala Divisi Human Capital Strategy Division (HCSD) Aldo Bimantoro/Ist

Bisnis

BTN Harumkan Nama Bangsa di Ajang Euromoney Awards For Excellence 2024

SELASA, 23 JULI 2024 | 00:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) berhasil meraih penghargaan Indonesia Best Bank For Diversity and Inclusion dalam ajang Euromoney Awards For Excellence 2024 di London, Inggris pada Kamis (18/7) lalu.

BTN menjadi satu-satunya bank asal Indonesia yang meraih penghargaan Euromoney Awards For Exellence 2024. Penghargaan internasional ini melengkapi berbagai penghargaan global yang telah diraih BTN tahun ini.

Dalam kesempatan tersebut, penghargaan diterima langsung oleh Kepala Kantor Wilayah BTN Jakarta 2 Iriska Dewayani bersama Kepala Divisi Human Capital Strategy Division (HCSD) Aldo Bimantoro di London.


“Kami berterima kasih kepada Euromoney yang telah memberikan penghargaan bergengsi ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh insan BTNers untuk terus bekerja dan berkarya lebih baik lagi dalam mengimplementasikan visi perusahaan menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025,” ujar Direktur Utama BTN Nixon LP Napitulu dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Senin (22/7).

Nixon mengungkapkan, diraihnya penghargaan Indonesia Best Bank for Diversity and Inclusion sejalan dengan target perseroan yang ingin menjadi ESG Champion tahun ini.

Hal ini juga membuktikan program ESG khususnya terkait diversity and inclusion telah berjalan dengan baik serta mendapat pengakuan dari berbagai institusi termasuk media luar negeri.

“Sejak beberapa tahun lalu, di BTN jumlah tenaga kerjanya sudah merata dilihat dari sisi gender. BTN juga membuka kesempatan yang seluas-luasnya untuk perempuan bisa mengisi jabatan top level management,” ungkap dia.

“Kami juga telah membuat program untuk menciptakan lingkungan kerja dimana semua orang bisa diterima, dihargai dan mendapatkan dukungan melalui program Respecful Workplace Policy dan penyediaan infrastruktur penunjang antara lain Daycare & Nursery Room,” jelas Nixon.

Dia menambahkan, hingga akhir Desember 2023 total jumlah karyawan BTN sebanyak 12.045 orang. Dari jumlah tersebut komposisinya terdiri dari karyawan wanita sebesar 48 persen dan pria sebesar 52 persen.

“BTN sangat menjunjung tinggi kesetaraan gender dalam lingkungan kerja. Ini bisa dilihat dari talent perempuan yang mengisi posisi top management telah berada disekitar 18 persen. Tahun ini ditargetkan komposisinya bisa meningkat ke 20 persen dan Tahun 2028 kami memiliki target 30 persen karyawan wanita akan mengisi Top Management,” paparnya.

Sedangkan karyawan BTN yang masuk dalam kategori disabilitas, lanjut Nixon, juga semakin menunjukkan angka pertumbuhan yang positif melalui beberapa program rekrutmen khusus.

"BTN akan terus membuka kesempatan sebesar-besarnya bagi calon karyawan penyandang disabilitas untuk bergabung bersama BTN sehingga mencapai proporsi 2 persen sejalan dengan target yang diberikan,” beber dia.

Di sisi lain, Nixon mengungkapkan, program Respectful Workplace Policy (RWP) yang telah dilaksanakan sejak tahun  2022, semakin membuat kondisi lingkungan kerja menjadi semakin baik, sehingga para karyawan dapat bekerja lebih produktif.

Dengan program Respectful Workplace Policy ini membuktikan BTN sangat serius dalam membangun lingkungan kerja yang dinamis, ramah dan produktif untuk semua pihak tanpa memandang perbedaan gender, penyandang disabilitas, serta mencegah adanya diskriminasi, pelecehan dan kekerasan terhadap BTNers di lingkungan BTN dan juga perusahaan afiliasi terkonsolidasi BTN.

"Respectful Workplace Policy, mulai dari sexual harassment, body shaming, diskriminasi yang menyangkut SARA (Suku Ras Agama dan Antar Golongan), dan sebagainya itu tidak boleh ada di lingkungan kita sehingga harus dipahami dan dilaksanakan," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya