Berita

Bareskrim Polri menangkap tiga pengedar "popers", obat perangsang seks sesama jenis/RMOL

Presisi

Bareskrim Ciduk Pengedar Obat Perangsang Seks Sesama Jenis

SENIN, 22 JULI 2024 | 20:19 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri berhasil mencegah peredaran obat perangsang ilegal jenis poppers.

Obat perangsang ini berbentuk cairan berkandungan isobutil nitrit yang sudah dilarang Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan nomor: HM 01.1.2.10.21.47 pada 13 Oktober 2021.

Dalam operasi ini, Bareskrim menangkap tiga orang sebagai tersangka.


"Tersangkanya tiga, yakni RCL, P, dan MS,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (22/7).

Para tersangka memiliki peran yang berbeda. RCL berperan sebagai importir poppers di Bekasi Utara, P importir poppers di Banten ditemani MS.

"Modus operandinya, mereka mengedarkan poppers dari China melalui media sosial," ujar Mukti.

Di Bekasi Utara, polisi menyita 228 botol perangsang dan 597 kotak obat. Sementara di Banten ada 731 botol perangsang dan 113 kotak obat.

Sementara dari pengakuan para tersangka, obat ini kerap dipesan untuk perangsang hubungan seks sesama jenis.

Kini, para tersangka dijerat dengan Pasal 435 UU 17/2003 Tentang Kesehatan dengan ancaman penjara maksimal 20 tahun.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya