Berita

Delegasi ILMATE dari Kemenperin mengunjungi Pameran GIIAS 2024/Net

Bisnis

Kemenperin: Karoseri Indonesia Menjadi Salah Satu yang Terbaik di Dunia

SENIN, 22 JULI 2024 | 11:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan oleh karoseri dan pelaku usaha bus (perusahaan otobus) di Indonesia. 

Plt. Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Putu Juli Ardika dalam keterangannya di Jakarta, menegaskan bahwa karoseri Indonesia adalah salah satu yang terbaik di dunia, bahkan diakui secara global baik kreativitas maupun desainnya. Harganya juga kompetitif.

"Bus produksi karoseri Indonesia juga telah diterima di beberapa negara tujuan ekspor," katanya, dikutip Senin (22/7). 


Sebelumnya, Putu telah melakukan kunjungan ke GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2024 sekaligus menghadiri penyerahan unit (handover) karoseri Tentrem ke beberapa Perusahaan Otobus (PO) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan.

Pada kesempatan tersebut, dilaksanakan serah terima bus yang dikaroseri oleh Tentrem (PT Tentrem Sejahtera) dengan menggunakan sasis Volvo (PT Indotruck Utama), Mercedes Benz (PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia), Hino (PT Hino Motor Sales Indonesia), Scania (PT United Tractor), dan Wintrone (PT. Wintrone Orionis Indonesia), kepada Perusahaan Otobus MTrans (PT Kacebe Murni Transport), Sinar Jaya (PT Sinar Jaya Megah), Borlindo (PT Borlindo Mandiri Jaya), Primajasa (PT Primajasa Perdanaraya Utama), dan Bagong Transport (PT Bagong Dekaka Makmur).

Menurut data Kemenperin, penjualan wholesales (pabrik ke dealer) bus nasional melesat 140 persen (YoY) menjadi 6.227 unit sepanjang Januari-Desember 2023. 

Pada saat yang sama, penjualan retail (dealer ke konsumen) bus nasional juga tumbuh 59 persen (YoY) menjadi 5.369 unit. 

Industri bus memiliki prospek yang cerah di tahun 2024 dan cukup menjanjikan, menurut Putu.

Selama ini, Kemenperin konsisten untuk terus mendorong laju kinerja sektor industri otomotif di Indonesia, termasuk dari segi peningkatan pasar dan penjualan mobil di dalam negeri. Apalagi, industri otomotif merupakan salah satu sektor yang mendapat prioritas pengembangan karena mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional.

"Industri alat angkut menjadi motor utama pertumbuhan PDB industri pada tahun 2023 dengan pertumbuhan sebesar 7,63 persen atau lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sektor industri secara keseluruhan. Pertumbuhan industri alat angkut tersebut tidak terlepas dari kontribusi sektor otomotif," papar Putu.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya