Berita

Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto/Ist

Politik

Pengaruh Politik Jokowi Masih Ada Meski Bukan Lagi Presiden

SENIN, 22 JULI 2024 | 10:34 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hubungan antara Presiden Presiden Joko Widodo dengan Presiden terpilih 2024 Prabowo Subianto, diprediksi akan semakin solid, tidak seperti yang diisukan ke publik mengenai potensi perpecahan dua tokoh ini. 

Analisa Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos, pasca pelantikan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih 2024 pada Oktober nanti, Jokowi dan Prabowo masih punya hubungan yang erat. 

"Menurut saya terlalu sinis pendapat yang berkembang di ruang publik, mengatakan Jokowi hanya memiliki kekuatan politik sampai pelantikan Prabowo-Gibran saja," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin (22/7).


Dia menjelaskan, isu tersebut besar kemungkinan muncul dari kalangan oposisi yang mencoba menciptakan narasi konflik antara Jokowi dan Prabowo. 

Seolah jika Prabowo dilantik menjadi Presiden 20 Oktober 2024 nanti, maka otomatis pengaruh Presiden Jokowi hilang seketika. 

"Kaum oposisi lupa bahwa Prabowo menjadi Presiden karena endorsment dari Presiden Jokowi, Prabowo menjadi Presiden karena komitmen dan tagline keberlanjutan pemerintahan Presiden Jokowi," kata Subiran.

"Prabowo menjadi Presiden karena wakilnya adalah Gibran yang adalah asosiasi murni dari Jokowi, kader biologis sekaligus kader ideologis dari Jokowi. Prabowo menjadi presiden karena sokongan gerbong politik Jokowi," sambungnya. 

Karena itu, lulusan S2 komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta itu memastikan, pasca pelantikan Prabowo-Gibran 20 Oktober nanti Presiden Jokowi masih memiliki pengaruh dan kekuatan politik, meskipun sudah tidak sedominan ketika menjadi Presiden. 

"Tetapi Prabowo-Gibran sama saja dengan Jokowi. Sehingga pihak-pihak yang mengatakan Prabowo akan mengkhianati Jokowi juga menurut saya hanyalah pendapat penuh sentimen kaum oposisi agar rezim Jokowi diakhiri sendiri oleh Prabowo," demikian Subiran.



Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya