Berita

Jusuf Hamka bersama Airlangga Hartarto dan Kaesang Pangarep/Ist

Politik

Plkada Jakarta 2024

Didukung KIM, Kaesang-Jusuf Hamka Penantang Kuat Anies-Sohibul

MINGGU, 21 JULI 2024 | 10:20 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pasangan Kaesang Pangarep dan Jusuf Hamka digadang-gadang Partai Golkar menjadi pasangan andalan Koalisi Indonesia Maju (KIM) pada pemilihan gubernur atau Pilgub Jakarta 2024.

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pun terlebih dulu menyodorkn nama pasangan, Anies Baswedan-Sohibul Iman.

Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, jika keduanya benar-benar diusung, maka Kaesang-Jusuf akan menjadi penantang kuat pasangan Anies-Sohibul di Pilkada Jakarta.


"Ini kan masih wacana, kalaupun benar jadi, ya mungkin saja, cukup menjadi lawan yang kuat untuk menantang pasangan Anies dan Sohibul Iman," jelas Ujang, di Jakarta, dikutip Minggu (21/7).

Menurut dia, dukungan KIM yang berisi partai-partai besar sangat mudah mengalahkan Anies-Sohibul.

Apalagi jika merunut pada Pemilihan Presiden 2024, KIM begitu, hingga mengalahkan dua pasangan calon presiden, Anies-Muhaimin Iskandar dan Ganjar-Mahfud, dalam satu putaran.

"Kalau dari segi kekuatan partai (didukung KIM mudah kalahkan Anies-Sohibul) memang iya kuat," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu.

Dosen Universitas Al-Azhar itu juga menambahkan, dilihat segi kekuatan elektabilitas, Anies-Sohibul lebih berpeluang daripada Kaesang.

Namun elektabilitas bukan merupakan keputusan final alias masih dinamis. Sebab, elektabilitas Kaesang-Jusuf bisa naik. Terlebih sejumlah lembaga survei belum menguji elektabilitas Babah Alun itu.

"Kalau segi elektabilitas, Anies lebih tinggi daripada Kaesang. Kaesang hanya satu persen. Tapi kan Jusuf belum ketahuan elektabilitasnya, apakah akan lebih besar daripada Anies," tuturnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya