Berita

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, saat kampanye UU KIA/Ist

Politik

Cak Imin Kampanye UU KIA di CFD

MINGGU, 21 JULI 2024 | 10:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Perempuan Bangsa sebagai Badan Otonom (Banom) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengkampanyekan Undang Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan Anak (KIA), di arena Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu (21/7).

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, yang ikut serta dalam kegiatan itu, mengapresiasi hadirnya UU KIA. Namun terobosan itu hanya bisa berdampak besar jika aturan dan ketentuan di dalamnya terimplementasi dengan baik dan efektif.

"Waktu kecil, di pikiran dan otak serta memori saya selalu teringat dengan istilah BKIA( Badan Kesehatan Ibu dan Anak). Lebih dari itu, bukan hanya ibu dan anak, hari ini kita pikirkan bukan hanya kesehatan, tetapi juga kesejahteraan ibu dan anak," ujarnya.


Sosok yang akrab disapa Cak Imin itu mengungkap, UU KIA hadir dari reformasi dan demokrasi yang didorong kepada anggota parlemen. Dia berharap DPR dapat kembali menghasilkan undang-undang yang memberikan kemaslahatan bagi rakyat.

"Ini komitmen kita semua, bangsa Indonesia, terutama melalui peran DPR, kita wujudkan sistem pembangunan yang betul-betul memberdayakan kesehatan, kesejahteraan, serta keselamatan ibu dan anak, terutama saat melahirkan," tutur Cak Imin.

Salah satu terobosan UU KIA, sambungnya, adalah setiap ibu yang bekerja berhak mendapat cuti melahirkan paling sedikit enam bulan, dan tetap mendapat hak atau upah. Itu wajib ditaati pemberi kerja.

Pengesahan dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-19 Masa Persidangan V Tahun Sidang 2023-2024, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/6).

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya