Berita

Potongan video petugas Damkar Kota Depok mengkritik banyaknya fasilitas yang rusak/Repro

Politik

Petugas Damkar Depok Dipanggil Atasan, KPK Minta APIP Turun Tangan

MINGGU, 21 JULI 2024 | 08:02 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Soroti viralnya petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Depok yang mengkritik alat operasional kerja yang rusak, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) setempat turun tangan.

Permintaan itu disampaikan Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto, menanggapi viralnya seorang petugas Damkar Kota Depok yang akhirnya dipanggil atasan, setelah sempat mengkritik alat kerja Damkar yang rusak melalui Medsos.

"KPK mendorong APIP pemerintah daerah turun aktif mengidentifikasi dan menyelesaikan setiap permasalahan di daerah," kata Tessa, kepada Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Minggu (21/7).


Tak hanya itu, KPK juga mengapresiasi petugas Damkar yang telah berani bersuara demi perbaikan penyediaan layanan publik. Petugas Damkar Kota Depok itu belakangan diketahui bernama Sandi Butar-butar.

"Kami juga mengapresiasi setiap pegawai ataupun masyarakat yang turut serta dalam upaya perbaikan penyediaan layanan publik," tambah Tessa.

Dalam upaya pemberantasan korupsi, kata dia, penguatan APIP juga menjadi salah satu dari 8 area dalam Monitoring Centre for Prevention (MCP) yang merupakan instrumen pendampingan pencegahan korupsi oleh KPK, melalui Kedeputian Koordinasi dan Supervisi.

"Masyarakat juga dapat memantau dan turut mengawal skoring MCP per wilayahnya, baik pada level pemerintah provinsi, kota, maupun kabupaten melalui website jaga.id," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya