Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Menko Airlangga Pimpin Apel Penanganan Karhutla di Sumsel

SABTU, 20 JULI 2024 | 16:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar apel simulasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palembang, Sabtu (20/7). Apel ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Ape ini bukan hanya sekadar show of force, melainkan mendorong kita untuk mempersiapkan personel yang terampil, kemampuan memadai, dan peralatan yang mumpuni,” tegas Airlangga dalam sambutannya.

Provinsi Sumsel menjadi daerah yang rawan karhutla. Tahun 2022, kerugian ekonomi akibat karhutla mencapai Rp42,7 miliar, dimana kerugian terbesar terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir dengan nilai Rp11,4 miliar.


Oleh karenanya, Airlangga mengurai upaya pengendalian karhutla sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, seperti memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dan penerapan Business Continuity Management System (BCMS).

Langkah pencegahan bencana harus terus dilakukan secara efektif untuk dapat menjaga keselamatan masyarakat serta meminimalisir dampak yang merugikan laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Dalam kunjungan kerja ke Sumsel, Menko Airlangga juga turut menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), Corporate Social Responsibility (CSR) secara simbolis, serta penyerahan dana Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

Penyaluran KUR sebesar Rp18,97 miliar diberikan untuk 92 debitur melalui penyalur KUR BRI, BNI, Bank Mandiri, dan BPD Sumsel Babel. Airlangga secara simbolis juga menyerahkan dana PSR sebesar Rp11,2 miliar yang didistribusikan kepada 184 pekebun, dengan total areal seluas 373,51 hektare.

“Jadi program KUR maupun PSR diharapkan dapat terus ditingkatkan. Di Sumatera, salah satu penerima terbesar adalah Sumatera Selatan,” pungkas Airlangga.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya