Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Akhir Pekan, Rupiah Ditutup Rp16.191 per Dolar AS

JUMAT, 19 JULI 2024 | 18:37 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar (kurs) mata uang Rupiah ditutup kembali melemah pada perdagangan Jumat (19/7) sore.

Mata uang Garuda itu ditutup di level Rp16.191 per Dolar AS turun 36 poin atau minus 0,22 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang Asia lainnya kompak lesu pada perdagangan hari ini. Baht Thailand tercatat anjlok 0,30 persen, Dolar Singapura merosot 0,03 persen,  dan Yuan China turun 0,18 persen.


Selain itu, Peso Filipina juga ikut minus 0,15 persen, Dolar Hongkong turun 0,01 persen, dan Won Korea Selatan jatuh 0,29 persen. Sedangkan Yen Jepang naik 0,06 persen.

Di sisi lain, mayoritas mata uang utama negara maju hari ini juga bergerak melemah hari ini. Seperti Euro Eropa yang tercatat anjlok 0,10 persen, Poundsterling Inggris minus 0,13 persen.

Selanjutnya Dolar Australia yang jatuh 0,24 persen, Franc Swiss dan Dolar Kanada minus 0,08 persen hari ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya