Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno/Ist

Politik

Jokowi Effect Mulai Luntur, Ini Pesan untuk Calon Kepala Daerah

JUMAT, 19 JULI 2024 | 15:50 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Joko Widodo dinilai banyak pihak akan kehilangan pengaruh, usai tak lagi menjabat presiden dan digantikan presiden terpilih Prabowo Subianto.

Sehingga Jokowi effect pada Pilkada serentak 2024 diyakini luntur dan tidak dominan. Sebab transisi kekuasaan selalu membawa perubahan dalam dinamika politik.

Pengamat politik Adi Prayitno mengingatkan kepada bakal calon kepala daerah bahwa kekuatan politik seseorang dapat dipengaruhi dua faktor utama, yakni pesona pribadi atau kekuasaan yang melekat pada dirinya.


"Kekuatan seseorang bisa berasal dari pesona dirinya tanpa embel-embel apapun, atau karena kekuasaan yang melekat pada dirinya," kata Adi, saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, di Jakarta, Jumat (19/7).

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) itu menambahkan, jika kekuatannya berasal dari pesona pribadi, maka meski tidak berkuasa, orang itu tetap kuat.

"Namun jika kekuatan itu berasal dari kekuasaan yang melekat, saat tidak lagi berkuasa, ya wassalam," kata analis politik Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta itu.

Dengan Prabowo Subianto memegang tampuk kepemimpinan, dinamika politik pun diprediksi berubah, dan hal itu berimbas pada hasil Pilkada di berbagai daerah.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya