Berita

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Zelensky: Kemenangan Trump Persulit Ukraina

JUMAT, 19 JULI 2024 | 15:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Upaya Ukraina untuk mendapat bantuan lebih banyak dari Amerika Serikat akan semakin sulit jika Donald Trump dari Partai Republik kembali menjabat.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam sebuah wawancara, seperti dikutip dari BBC pada Jumat (19/7).

Dalam kesempatan itu, Zelensky merespon pernyataan pasangan Trump J.D. Vance yang mengaku tidak peduli dengan nasib Ukraina.


Menurut Zelensky, meski pemimpin AS yang terpilih nanti bukanlah sosok pro-Ukraina, tetapi mereka harus tetap bekerjasama dengan Washington.

"Mungkin dia benar-benar tidak peduli, tapi kita harus bekerja sama dengan Amerika Serikat," ujarnya.

Zelensky juga mengakui bahwa apabila Trump terpilih, maka perjuangan Ukraina untuk memperoleh dukungan senjata akan semakin sulit.

"Terpilihnya Trump kemungkinan akan membuat kami kesulitan, tapi kami adalah pekerja keras," tegasnya.

Pemerintahan Joe Biden telah menyediakan senjata dan pasokan selama konflik, meskipun aliran bantuan terhenti selama berbulan-bulan karena perselisihan di dalam Kongres AS.

Zelensky mengatakan Ukraina berterima kasih atas janji AS untuk memasok jet tempur F-16 yang diperkirakan tiba pada musim panas ini.

"Pesawat-pesawat itu penting untuk membantu Ukraina melawan dominasi udara Rusia dan membuka blokir udara," ujarnya dalam sebuah pernyataan..

Trump telah mengatakan selama kampanyenya bahwa, setelah terpilih, dia akan mengakhiri konflik bahkan sebelum menjabat dengan mencapai kesepakatan di meja perundingan.

Wakilnya, Vance pernah menyatakan dalam sebuah wawancara dia tidak begitu memperhatikan perkembangan konflik Rusia-Ukraina.

“Saya tidak terlalu peduli dengan apa yang terjadi di Ukraina," kata dia.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya