Berita

Praktisi hukum Prof Henry Indraguna/Ist

Hukum

Kader Golkar Serukan Dalang Pembakaran Rumah Wartawan Diungkap

JUMAT, 19 JULI 2024 | 09:14 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ketegasan Kepala Staf Presiden Moeldoko untuk mengawal kasus pembakaran rumah seorang jurnalis di Tanah Karo, Sumatera Utara (Sumut) diapresiasi  praktisi hukum Prof Henry Indraguna.

Pembakaran rumah itu mengakibatkan wartawan Tribrata TV Rico Sempurna Pasaribu beserta tiga anggota keluarganya tewas.

Prof Henry menilai KSP bersama Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) dan sejumlah masyarakat sipil yang mengawal kasus ini adalah langkah yang tepat. 


"Lantaran kasus ini bisa saja tidak tuntas jika Jakarta atau Pemerintah Pusat tidak bereaksi dan serius untuk mengawal tragedi yang menimpa pekerja,” kata Henry dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (19/7). 

Selain itu, politikus Partai Golkar ini juga mendesak seluruh perbuatan yang mengindikasikan kekerasan baik verbal maupun non verbal kepada pekerja pers harus dihentikan. 

"Kami meminta Polda Sumatera Utara (Sumut) mengusut tuntas hingga menemukan aktor di balik kejahatan sadis tak berperikemanusiaan ini," kata Henry. 

Henry menyebutkan bahwa tindakan pembakaran kepada para pekerja pers menjadi bukti bahwa kekerasan masih nyata menghantui kerja-kerja wartawan. 

"Tindakan persekusi apa pun hingga menghabisi nyawa wartawan, bahkan berimbas kepada anggota keluarga korban harus segera dihentikan," tegas Henry.

Selain itu, kata Henry, Polda Sumut jangan berhenti pada penangkapan dua orang tersangka saja. Tetapi dalang di belakang layar pun harus bisa ditangkap. 

"Penyidik harus makin aktif dan agresif menggali lebih jauh dalang di balik tewasnya Sempurna beserta keluarganya," demikian Henry.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya