Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Ist

Politik

PDIP Yakin Ahok Mampu Kalahkan Anies, PKS Tak Gentar

KAMIS, 18 JULI 2024 | 14:49 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak gentar dengan tekad PDIP yang optimistis kadernya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mampu mengalahkan Anies Baswedan pada Pilkada Jakarta. Keyakinan itu didasari survei Litbang Kompas terbaru.

Menurut Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, semua kemungkinan masih bisa terjadi jelang Pilkada. Namun dengan waktu kampanye yang pendek, bukan perkara mudah menaikkan elektabilitas tanpa sumber daya dan mesin politik yang kuat.

"Tidak ada yang pasti dalam Pemilu. Semua harus tekun mengerjakan PR, meyakinkan pemilih," kata Mardani, dikutip lewat akun X miliknya, Kamis (18/7).


Mardani juga menegaskan, kader PKS Jakarta akan menggencarkan sosialisasi bakal pasangan Cagub dan Cawagub Anies Baswedan dan Sohibul Iman (Aman).

"Kami juga tidak khawatir Pak Basuki ada di urutan kedua hasil survei Litbang Kompas. Justru bagus, kompetisi yang ketat bisa membawa kebaikan bagi rakyat," pungkasnya.

Diketahui, elektabilitas Anies Baswedan jelang Pemilihan Gubernur Jakarta masih tertinggi berdasarkan survei terbaru yang dilakukan Litbang Kompas.

Anies duduk di posisi teratas dengan elektabilitas sebesar 29,8 persen, mengungguli Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan 20,0 persen, Ridwan Kamil 8,5 persen, serta Erick Thohir dengan 2,3 persen.

Survei dilakukan pada 15-20 Juni 2024, melibatkan 400 responden melalui wawancara tatap muka dengan margin of error ±4,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya