Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

Antivirus Kaspersky Mulai Hentikan Penjualan di AS

RABU, 17 JULI 2024 | 17:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pembuat perangkat lunak anti-virus Rusia Kaspersky Labs akan secara bertahap mengurangi operasinya di Amerika Serikat (AS) mulai 20 Juli 2024.

Dikutip dari Reuters, Rabu (17/7), keputusan tersebut diumumkan hampir sebulan setelah pemerintahan Presiden Joe Biden mengumumkan rencana untuk melarang penjualan produk Kaspersky di negaranya.

Kaspersky sudah mulai membatasi pembelian produk untuk warga Amerika sejak Minggu dengan alasan "pembelian tidak tersedia untuk pelanggan AS".


Bulan lalu, Menteri Perdagangan AS Gina Raimondo mengumumkan rencana untuk melarang penjualan perangkat lunak anti-virus buatan Kaspersky di negara tersebut, dengan alasan risiko keamanan yang ditimbulkan oleh pengaruh Rusia terhadap perusahaan keamanan siber tersebut.

Pemerintah juga menjatuhkan sanksi pada bulan Juni terhadap pimpinan senior Kaspersky, termasuk kepala pengembangan bisnis, kepala operasi, kepala hukum, dan kepala komunikasi perusahaan, dengan alasan risiko keamanan siber.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya