Berita

Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eid/Net

Dunia

Masih Sakit Hati, Israel Tolak Kunjungan Menlu Norwegia

SELASA, 16 JULI 2024 | 16:47 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Permintaan Menteri Luar Negeri Norwegia, Espen Barth Eid untuk berkunjung ke Israel telah ditolak oleh pemerintah setempat.

Penolakan itu merupakan respon kemarahan Israel terhadap keputusan Norwegia mengakui negara Palestina.

Laporan Channel 7 Israel menyebut Menlu Norwegia sempat menemui Menlu Israel Katz di forum NATO minggu lalu di Washington untuk menggordinasikan kunjungan tersebut.


Barth Eid menjelaskan bahwa setelah memberikan pengakuan terhadap Palestina, Norwegia, Spanyol dan Irlandia ingin mengkomunikasikannya langsung dengan Israel.

“Ada banyak hal yang harus kita diskusikan,” ujar Menlu Norwegia pada Katz.

Namun sayangnya, Katz tidak menanggapi permintaan tersebut, dia hanya menjawab: "Anda juga telah melakukan banyak hal terhadap kami."

Negara Eropa, bersama Spanyol dan Irlandia, mengakui Palestina pada bulan Mei. Norwegia juga menolak mengutuk kelompok Perlawanan Hamas dan mendukung kasus hukum genosida terhadap "Israel" di Mahkamah Internasional (ICJ).

Menlu Barth Eide menyatakan bahwa Norwegia siap menangkap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu jika dia mengunjungi negara tersebut jika Pengadilan Kriminal Internasional (ICC)mengeluarkan surat perintah, yang saat ini sedang dinilai.

Perdana Menteri Norwegia yakin pengakuan negara Palestina adalah persyaratan mendasar untuk mencapai perdamaian abadi di Timur Tengah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya