Berita

Presiden Joko Widodo saat memimpin upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/7)/Net

Politik

Lantik Perwira TNI-Polri, Jokowi Ingatkan Banyak Disrupsi

SELASA, 16 JULI 2024 | 15:19 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Presiden Joko Widodo memimpin langsung upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (16/7).

Dalam upacara tersebut, Presiden Jokowi melantik 906 calon perwira remaja (capaja) sebagai perwira TNI-Polri.

Kepada perwira yang telah dilantik, Presiden mengingatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berjalan sangat pesat. Kondisi ini mengharuskan Perwira TNI-Polri untuk terus belajar dan selalu mengikuti perkembangan yang ada.


“Saat ini banyak disrupsi sedang berlangsung, Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, digitalisasi, automasi dan kecerdasan buatan, ketegangan geopolitik dan perang dagang, perubahan iklim dan transisi energi, semuanya berlangsung dengan sangat cepat,” tegas Kepala Negara.

Presiden juga berpesan, para perwira TNI-Polri harus menjadi individu-individu yang kompeten dan tidak pernah berhenti belajar serta cepat beradaptasi dalam kemajuan zaman.

“Untuk itu, saudara-saudara harus menjadi sosok yang unggul, profesional, andal dan terampil, yang menguasai profesinya dan tidak boleh berhenti belajar. Terus upgrade skill dan kemampuan, berinovasi dan menguasai teknologi, termasuk teknologi digital dan kecerdasan buatan,” tambah Presiden.

Tak lupa, Presiden berpesan kepada para perwira untuk rela berkorban dan selalu mengabdi kepada negara dan menjunjung tinggi sumpah prajurit yang telah dilakukan.

“Siapkan diri saudara-saudara untuk mengabdi pada bangsa dan negara. Selalu setia dan siap untuk berkorban, selalu memimpin dengan hati, penuh kebijakan, dan kebajikan," tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Tiga Tahun UU TPKS: DPR Soroti Masalah Penegakan Hukum dan Temuan Kasus di Lapas

Kamis, 15 Januari 2026 | 12:08

Komisi III DPR Mulai Bahas RUU Perampasan Aset Tindak Pidana

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:48

Utang Luar Negeri Indonesia Kompak Menurun

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:34

Giliran Ketua DPD PDIP Jawa Barat Ono Surono Diperiksa KPK di Kasus OTT Bupati Bekasi

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:19

Muncul Tudingan Pandji Antek Asing di Balik Kegaduhan Mens Rea

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:04

Emas Antam Naik Terus, Tembus Rp2,67 Juta per Gram!

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:54

KPK Tak Segan Tetapkan Heri Sudarmanto Tersangka TPPU

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:43

TAUD Dampingi Aktivis Lingkungan Laporkan Dugaan Teror ke Bareskrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:28

Istana Ungkap Pertemuan Prabowo dan Ribuan Guru Besar Berlangsung Tertutup

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:27

Update Bursa: BEI Gembok Saham Tiga Saham Ini Akibat Lonjakan Harga

Kamis, 15 Januari 2026 | 10:17

Selengkapnya