Berita

Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep/Ist

Politik

Survei Litbang Kompas

33 Persen Warga Jakarta Ogah Pilih Kaesang

SELASA, 16 JULI 2024 | 14:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Survei Litbang Kompas terbaru turut menggali potensi keterpilihan dan penolakan responden pada setiap tokoh, jika dicalonkan sebagai calon gubernur Jakarta. Survei dirilis hari ini, di Jakarta, Selasa (16/7).

Hasilnya, 33 persen warga Jakarta enggan memilih putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang juga Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep. Tingkat keterpilihan Kaesang hanya 9,8 persen.

Hasil survei adik Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka itu lebih rendah dibanding elektabilitas Menteri Keuangan Sri Mulyani yang memiliki tingkat keterpilihan mencapai 10,3 persen.


Namun Kaesang mampu mengalahkan sosok yang digadang-gadang PDIP, yakni mantan Panglima TNI sekaligus kader PDIP, Andika Perkasa, dengan tingkat keterpilihan 7,8 persen.

Sementara posisi teratas masih dipegang petahana Anies Baswedan.

Disebutkan, 39 persen warga Jakarta pasti memilih Anies, mempertimbangkan akan memilih 36,3 persen, tidak akan memilih 17,3 persen, dan tidak tahu/tidak jawab 7,5 persen.

Survei dilakukan pada 15-20 Juni 2024, melibatkan 400 responden melalui wawancara tatap muka, dengan margin of error ±4,9 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya