Berita

Presiden Rwanda, Paul Kagame/Net

Dunia

Raih 99 Persen Suara, Kagame Siap Jadi Presiden Rwanda Keempat Kalinya

SELASA, 16 JULI 2024 | 14:01 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kemenangan telak berhasil diraih oleh Paul Kagame yang kembali mengincar kursi presiden Rwanda untuk keempat kalinya.

Dari 79 persen suara yang dihitung, Kagame mendapat 99 persen suara. Perolehan tersebut sama dengan dukungan yang ia terima ketika memenangkan pemilu tahun 2017 lalu.

"Presiden Rwanda Paul Kagame telah memenangkan pemilihan presiden di negaranya dengan 99 persen suara," ungkap laporan VOA pada Selasa (6/7).


Kagame, yang pertama kali terpilih sebagai presiden pada tahun 2000, menghadapi dua kandidat lainnya: Frank Habineza dari Partai Hijau Demokrat dan Philippe Mpayimana dari independen.

Habineza berada di posisi kedua dengan 0,53 persen suara, sedangkan Mpayimana memperoleh 0,32 pesen.

Beberapa kandidat lainnya, termasuk beberapa kritikus Kagame yang paling vokal, dilarang mencalonkan diri sebagai presiden.

Menurut data Komisi Pemilihan Umum Nasional, sekitar 9 juta dari 14 juta penduduk Rwanda terdaftar sebagai pemilih. Jumlah tersebut naik 2 juta dibandingkan pemilu sebelumnya.

Ketua NEC Oda Gasinzigwa mengatakan lebih dari 300 pengamat internasional hadir di Rwanda, bersama dengan sekitar 700 pengamat lokal.

Menurut para kritikus, alasan Kagame bisa menang lagi adalah karena dia memimpin dengan keras dan anti perbedaan pendapat.

Namun menurut analis lainnya, kemenangan Kagame juga didukung oleh kemampuannya membimbing negara Afrika Timur menuju perdamaian internal sejak genosida tahun 1994, ketika sekitar 800.000 orang Tutsi dan Hutu moderat dibunuh oleh ekstremis Hutu.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya