Berita

Telkom perluas layanan kecerdasan buatan (AI/Artificial Intelligence)/RMOLJabar

Bisnis

Pelaku Usaha Apresiasi Langkah Telkom Genjot Pemanfaatan AI

SELASA, 16 JULI 2024 | 09:40 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Praktisi bisnis menyambut positif wacana PT Telkom Indonesia (Telkom) memperluas solusi kecerdasan buatan (AI/Artificial Intelligence). Langkah itu dinilai relevan dengan kondisi saat ini dan bisa mendorong dampak positif signifikan bagi pelaku usaha.

Demikian disampaikan anggota Startup Bandung sekaligus founder layanan bisnis digital, Terry Djony, lewat keterangan tertulis, di Bandung, Selasa (16/7).

"Kami setuju dengan komitmen Telkom memperluas penggunaan AI di Indonesia, terutama layanan ChatBot. Ini berdampak positif signifikan pada berbagai sektor usaha di Indonesia," katanya, seperti dikutip dari Kantor Berita RMOLJabar.


Menurutnya, pemanfaatan teknologi AI di bidang customer service bakal semakin terintegrasi, mulai dari awal chat pelanggan masuk hingga penilaian quality assessment dan evaluasinya.

Sementara Head of Knowledge & AI Enclave Kolaborasi Global, Arfan Wicaksono, mengemukakan, pihaknya memiliki variasi testimoni atas layanan eksisting AI yang dikembangkan Telkom, seperti pada produk Netmonk yang memiliki layanan MONA.

Chatbot berteknologi AI ini sebuah inovasi tepat sasaran, terlebih dalam meningkatkan Quality of Experience (QoE) pengguna. Inovasi MONA diyakini bisa menunjang perkembangan kualitas jaringan di Indonesia secara melejit atas chat dari pengguna.

"Pemanfaatan AI pada monitoring jaringan masih bisa diaplikasikan lebih dalam lagi, di antaranya untuk melakukan estimasi dan prediksi sumber daya jaringan," ujar Arfan.

Lalu kehadiran Bizy dari MyIndibiz juga dipandang bakal memberikan manfaat yang signifikan kepada UKM di Indonesia.

"Teknologi AI memberikan respon yang cepat atas kebutuhan UKM, sebagai salah satu sektor perekonomian utama untuk meningkatkan produktivitas masyarakat Indonesia," beber Arfan.

Terakhir, lanjut dia, penyematan AI pada fitur Tanya Pijar dari Pijar Belajar bisa mewujudkan masyarakat yang memiliki daya saing tinggi, lewat kemudahan akses pendidikan yang berkualitas.

"Seringkali AI dianggap akan menurunkan kualitas komunitas saat ini yang ingin serba instan dengan keinginan belajar rendah. Tapi Tanya Pijar tidak demikian, justru meningkatkan kualitas pendidikan. Semoga inovasi ini dapat memajukan pendidikan Indonesia," jelasnya.

Para pegiat startup tersebut juga menyambut baik kehadiran layanan ultimate chatbot AI yang juga dikembangkan Telkom, yakni BigAssistant dari BigBox. Solusi BigAssistant diproyeksikan bisa membantu pengguna dalam mengelola dan menyediakan akses terhadap pengetahuan atau informasi tertentu melalui interaksi percakapan.

BigAssistant memadukan teknologi chatbot dengan manajemen pengetahuan untuk memberikan jawaban yang kontekstual dan relevan terhadap pertanyaan pengguna. Semisal bagi UMKM, layanan BigAssistant bisa membantu menjelaskan semua informasi produk yang ditawarkan pelaku UMKM kepada end customer, bahkan hingga membantu dalam mengeksekusi order melalui chat.

Sementara itu, EVP Digital Business and Technology Telkom, Komang Budi Aryasa menambahkan, seluruh layanan itu sudah mencakup dalam strategi besar pengembangan AI yang dilakukan oleh Telkom. Tujuannya untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi, baik di internal dan eksternal perusahaan, serta melakukan inovasi bisnis guna membuka peluang bisnis baru.

"Langkah yang dilakukan Telkom juga selaras dengan salah satu rekomendasi Indonesia Digital Society Forum, yaitu turut mengembangkan infrastruktur AI seperti pusat data yang aman dan andal dengan jaringan internet cepat dan platform cloud untuk pengolahan dan penyimpanan data yang efisien," ucap Komang.

Selain itu, imbuh Komang, Telkom juga berkomitmen untuk terus mengembangkan solusi AI yang relevan dengan kebutuhan berbagai sektor. Terlebih Telkom saat ini telah memiliki infrastruktur pusat data AI yang dijamin keamanannya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya