Berita

Peringatan HYI pada 21 Juni 2924.

Dunia

Solo akan Jadi Tuan Rumah Perayaan Hari Yoga Terbesar di Dunia

SENIN, 15 JULI 2024 | 23:54 WIB | LAPORAN: JONRIS PURBA

Perayaan Hari Yoga Internasional (HYI) di Indonesia tahun ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia dan India.

Untuk memeriahkan kedua hari penting itu, Duta Besar India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menggagas program khusus perayaan Hari Yoga Internasional di 75 lokasi di seluruh Indonesia, diawali dengan perayaan di Kementerian Pemuda dan Olahraga pada 21 Juni lalu.

Perayaan HYI juga diselenggarakan di atas kapal perang India yang sedang berlabuh di Belawan.


Selain itu di Keraton Surakarta, pada 23 Juni, tidak kurang dari 800 peminat yoga melakukan kativitas bersama. Kegiatan di Solo ini dikordinir Konsulat Kehormatan Manoj Bhat dan sebuah tim relawan.
 
“Ratu, putranya, dan seluruh keluarga kerajaan berpartisipasi dalam acara ini. Kami menghadirkan Wakil Menteri Pariwisata Ni Made Ayu Marthini dan beberapa politisi serta pebisnis lokal, menjadikan ini sebagai puncak perayaan Hari Yoga Internasional tahun ini,” ujar Manoj Bhat dalam keterangannya.
 
Di malam sebelumnya, Kedutaan Besar India bekerja sama dengan pemerintah setempat menggelar pertunjukan budaya yang menampilkan kolaborasi tarian tradisional India dan Indonesia. Hadir dalam kegiatan ini Walikota Solo, Gibran Rakabuming, yang juga merupakan Wakil Presiden terpilih Indonesia.

“Beliau hadir dalam acara tersebut untuk waktu yang lama, dan saya pikir hal itu menunjukkan dukungannya kepada rakyatnya untuk merayakan Hari Yoga,” kata Dubes Chakravorty lagi.
 
Manoj Bhat menambahkan kedua event tersebut menghasilkan empat hal sekaligus. Pertama dari sudut pandang Kedutaan Besar India, kegiatan di Solo bernilai simbolis karena Solo merupakan kota kelahiran Presiden Joko Widodo dan Wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka.

Kedua, dari sudut pandang Walikota, terdapat gelombang besar praktisi yoga yang datang ke kota, hotel-hotel penuh, dan tarifnya hampir dua kali lipat.
 
Ketiga, diaspora India terkejut dengan keberhasilan acara tersebut. Hal ini memberi kita peluang untuk membangun organisasi diaspora lokal yang dapat meniru kerja Bharat Club.

Keempat, masyarakat umum dapat melihat besarnya dukungan yang diperoleh acara kami dari Walikota dan keluarga kerajaan mereka, yang sangat populer di kalangan masyarakat.
 
“Hal ini akan membangun hubungan yang lebih baik antara India dan Indonesia,” ujarnya.

Melihat animo yang begitu besar atas penyelenggaan HYI di Solo, Kedutaan Besar India pun menyusun rencana perayaan HYI di dunia di luar India yang diikuti lebih dari 30 ribu, Kegiatan ini akan diselenggarkan bertepatan dengan HUT ke-79 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Adapun lokasi kegiatan akan dipusatkan di pabrik tekstil PT. Sritex.
 
“Karyawan perusahaan ini telah meminta agar mereka diperbolehkan melakukan Yoga setiap hari pada pagi dan sore hari. Saya rasa dampak dari perayaan yoga yang diadakan di sana sebelumnya sangat signifikan, sehingga kami akan mempopulerkan Yoga secara lebih besar melalui acara rekor dunia ini,” demikian Dubes Chakravorty.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya