Berita

KRI Dewaruci/Ist

Pertahanan

Tim Jalur Rempah Singgah di Lampung Telusuri Jejak Perdagangan

SENIN, 15 JULI 2024 | 00:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Dalam rangka melaksanakan Muhibah Budaya Jalur Rempah (MBJR) tahun 2024, KRI Dewaruci yang merupakan Kapal Perang Legendaris TNI AL tiba di Pelabuhan Panjang, Kota Bandar Lampung, Kamis (11/7) lalu.

Hingga Senin (15/7), tim MBJR mengumpulkan seluruh data perdagangan rempah di provinsi Lampung. Secara sejarah dan letak geografis, Lampung termasuk perlintasan perdagangan rempah yang menghubungkan Selat Sunda dengan Laut Jawa serta Selat Malaka.

Beberapa kerajaan sebagai pengendali perdagangan rempah juga pernah berdiri di provinsi ini, salah satunya Kerajaan Tulang Bawang. Di abad 17, Lampung termasuk dalam pengaruh kekuasaan Kesultanan Banten yang menjadi pengendali perdagangan di kawasan Selat Sunda.  


Pj Gubernur Lampung yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Ganjar Jationo dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada tim muhibah budaya jalur rempah KRI Dewaruci dan Laskar rempah di Provinsi Lampung. 

Sejak Tanggal 7 Juni 2024 KRI Dewaruci telah melakukan perjalanan melalui rute yang meliputi beberapa tempat penting mulai dari Jakarta-Belitung Timur-Dumai- Siak-Sabang-Aceh-Malaka-Tanjung Uban-Lampung-Jakarta. 

“Perjalanan ini tidak hanya penghormatan terhadap sejarah perdagangan rempah-rempah yang menjadi bagian dari sejarah kita, tetapi juga sebagai langkah konkrit untuk memperkuat ketahanan budaya dan mempromosikan Indonesia sebagai poros maritim dunia,” jelas Ganjar Jationo. 

Kehadiran KRI Dewaruci dan para Laskar Rempah merupakan simbol dari kekayaan sejarah maritim dan budaya Nusantara yang menjadi warisan berharga bagi bangsa ini. 

“Mereka adalah perwakilan dari perjalanan berabad-abad yang dilakukan oleh para pahlawan-pahlawan laut kita dalam menjelajahi jalur rempah yang menghubungkan bangsa-bangsa di seluruh dunia,” ungkapnya.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menjelaskan bahwa tujuan dari muhibah ini yaitu memperkenalkan kembali kejayaan maritim bangsa Indonesia, melestarikan budaya dan tradisi jalur rempah, memperkuat hubungan diplomasi antar negara tetangga, serta meningkatkan promosi pariwisata maritim Indonesia.

“Saya berharap kepada seluruh personel yang terlibat untuk mempedomani prinsip zero accident serta memegang teguh prosedur keamanan baik personel maupun material,” pesan Kasal. 

Kedatangan KRI Dewaruci di Lampung ini disambut dengan marching band SMKN 6 Bandar Lampung serta kebesaran adat serta kesenian budaya Lampung. 

Turut hadir dalam penyambutan KRI Dewaruci dan Laskar Rempah antara lain Komandan Lanal Lampung yang diwakili Pasops Lanal Lampung, Mayor Laut (P) Agus Triyono beserta jajaran Lanal Lampung, serta PJ. Gubernur Lampung yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan politik, Ganjar Jationo, Wakapolresta Bandar Lampung AKBP Erwin Irawan, S.Ik., GM Pelindo Regional II Panjang diwakilkan oleh Spv PFOS Imam Rahmiyadi, Ka. KSOP Pelabuhan Panjang diwakilkan oleh AKP Joko, serta Kadis Perhubungan Provinsi Lampung.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

UPDATE

ASEAN di Antara Badai Geopolitik

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:44

Oknum Brimob Bunuh Pelajar Melewati Batas Kemanusiaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:32

Bocoran Gedung Putih, Trump Bakal Serang Iran Senin atau Selasa Depan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:24

Eufemisme Politik Hak Dasar Pendidikan

Minggu, 22 Februari 2026 | 19:22

Pledoi Riva Siahaan Pertanyakan Dasar Perhitungan Kerugian Negara

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:58

Muncul Framing Politik di Balik Dinamika PPP Maluku

Minggu, 22 Februari 2026 | 18:22

Bank Mandiri Perkuat UMKM Lewat JuraganXtra

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:51

Srikandi Angudi Jemparing

Minggu, 22 Februari 2026 | 17:28

KPK Telusuri Safe House Lain Milik Pejabat Bea Cukai Simpan Barang Haram

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:43

Demi Pengakuan, Somaliland Bolehkan AS Akses Pangkalan Militer dan Mineral Kritis

Minggu, 22 Februari 2026 | 16:37

Selengkapnya