Berita

Kamp pengungsian Khan Younis di Gaza menjadi sasaran serangan militer Israel/Net

Dunia

71 Orang Tewas dalam Serangan Militer Israel ke Kamp Pengungsi Khan Younis

MINGGU, 14 JULI 2024 | 02:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Lagi-lagi, militer Israel menggempur kamp pengungsian. Kali ini, serangan udara Israel menggempur tenda pengungsian di Khan Younis, Gaza. Akibatnya 71 warga Palestina dilaporkan meninggal dalam aksi brutal tersebut.

Seperti dikutip Reuters, Sabtu (13/7), dalam serangan itu, Israel mengklaim menargetkan komandan militer Hamas Mohammed Deif, juga komandan Brigade Khan Younis, Rafa Salama. 

Israel menuding Deif dan Rafa sebagai dalang dalam serangan 7 Oktober lalu.


Deif telah berkali-kali lolos dari upaya pembunuhan, membuat dirinya menduduki puncak daftar orang yang paling dicari Israel. Sosok Deif juga dianggap bertanggung jawab atas kematian puluhan warga Israel dalam peristiwa bom bunuh diri.

Dilaporkan Kementerian Kesehatan Gaza, sedikitnya 71 warga Palestina tewas dalam serangan itu dan 289 lainnya luka-luka. Ini merupakan jumlah korban terbanyak dalam beberapa minggu terakhir.

Adapun Al-Mawasi merupakan daerah yang ditunjuk sebagai daerah kemanusiaan, di mana militer Israel telah berulang kali mendesak warga Palestina pergi ke sana.

Saat ini korban serangan Israel yang terluka dirawat di Rumah Sakit Nasser yang tak jauh dari lokasi. Namun RS tersebut kewalahan menangani pasien yang membludak serta kekurangan pasokan medis.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya