Berita

Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja bersama Anggota KPU Betty Epsilon Idroos, di salah satu tempat pemungutan suara (TPS) yang melaksanakan pemungutan suara ulang (PSU) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (13/7)/RMOL

Politik

2.681 TPS di Sumbar Gelar PSU Pileg DPD, Diawasi Langsung Ketua Bawaslu

SABTU, 13 JULI 2024 | 19:15 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pemungutan suara ulang (PSU) di Sumatera Barat (Sumbar), berlangsung di dua ribu lebih tempat pemungutan suara (PSU) atau seluruh wilayah di sana, pada Sabtu (13/7). 

Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Rahmat Bagja, mengawasi langsung pelaksanaannya, berbarengan dengan Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Betty Epsilon Idroos. 

Bagja menjelaskan, pengawasan yang dilakukannya secara langsung dalam rangka memastikan PSU berjalan sesuai yang diamanatkan MK, dalam putusan perkara nomor 03-03/PHPU.DPD-XXII/2024.


"Masih berjalan dengan baik," ujar Bagja di TPS 56 Parupuk Tabing, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Dia menjelaskan, salah satu perintah MK dalam PSU Sumbar adalah memasukkan nama Irman Gusman sebagai calon anggota DPD 2024.

Karenanya, dia sudah memastikan nama Irman Gusman ada di dalamnya. Namun terkait dugaan-dugaan pelanggaran lainnya masih menunggu catatan Pengawas TPS (PTPS) Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam). 

"Nanti catatan-catatan kita lihat dari teman-teman PTPS dan Panwascam. Kita akan lihat satu daerah mungkin di beberapa TPS mungkin kita cek lagi," demikian Bagja menambahkan.

Terdapat lima provinsi yang melaksanakan PSU pada hari ini, yang tersebar di wilayah barat hingga timur Indonesia. 

Diantaranya di Riau, Papua Pegunungan, Kalimantan Utara, Gorontalo, serta di Sumatera Barat.

Khusus di Sumbar, terdapat 2.681 TPS di 19 kabupaten/kota yang melaksanakan PSU.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya